Striker Timnas Pantai Gading Elye Wahi Ditahan Polisi Prancis atas Dugaan Pengaturan Skor, Tetap Bela Negara di Piala Dunia 2026

- Jumat, 19 Juni 2026 | 06:30 WIB
Striker Timnas Pantai Gading Elye Wahi Ditahan Polisi Prancis atas Dugaan Pengaturan Skor, Tetap Bela Negara di Piala Dunia 2026

Seorang striker tim nasional Pantai Gading yang bermain di klub Nice, Elye Wahi, sempat ditangkap aparat kepolisian Prancis karena terlibat dalam kasus pengaturan skor pertandingan di kasta tertinggi Liga Prancis, Ligue 1. Pemain berusia 23 tahun itu ditahan pada 29 Mei 2024, kurang dari dua pekan sebelum gelaran Piala Dunia 2026 dimulai. Meski demikian, ia tetap diizinkan terbang ke Amerika Serikat untuk membela negaranya di ajang internasional tersebut.

Penangkapan dilakukan oleh kepolisian antikorupsi Prancis sebagai bagian dari penyelidikan yang dipimpin oleh kantor jaksa Marseille. Kasus ini mencakup dugaan penipuan terorganisasi, korupsi olahraga terorganisasi, penanganan hasil kejahatan, serta pencucian uang. Setelah menjalani pemeriksaan, Wahi dilepaskan tanpa dikenakan dakwaan karena proses investigasi masih berlangsung.

“Kami bisa memastikan seorang pesepak bola berusia 23 tahun, yang bermain di Ligue 1 Prancis, ditangkap pada 29 Mei sebagai bagian dari investigasi yang dilakukan oleh kantor jaksa Marseille dalam dugaan penipuan terorganisasi, korupsi olahraga terorganisasi, penanganan hasil kejahatan, dan pencucian uang,” ujar juru bicara kejaksaan Marseille dalam pernyataan resmi.

Investigasi ini bermula dari laporan adanya pola taruhan mencurigakan dalam pertandingan antara Nice melawan Metz pada 17 Mei 2024. Dalam laga tersebut, Wahi diduga sengaja menerima kartu kuning pada menit ke-35 setelah melakukan tekel terhadap Sadibou Sane. Sebelumnya, ia juga telah melakukan pelanggaran terhadap Bouna Sarr, namun tidak mendapat kartu. Sumber anonim menyebutkan bahwa penyelenggara Liga Prancis (LFP) telah menerima sejumlah peringatan terkait pola taruhan yang melibatkan Wahi untuk menerima kartu kuning dalam pertandingan itu.

Sementara itu, di tengah proses hukum yang masih berjalan, Wahi tetap tampil pada laga perdana Pantai Gading di Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Amerika Serikat melawan Ekuador pada 15 Juni 2024. Dalam pertandingan tersebut, ia sempat mendapatkan peluang emas yang membentur tiang gawang sebelum akhirnya ditarik keluar pada menit ke-55. Namun, masih ada ketidakpastian apakah Wahi akan diizinkan melakukan perjalanan ke Kanada untuk pertandingan kedua melawan Jerman di Toronto. Hal ini mengingat Kanada sebelumnya pernah mencekal pemain Thomas Partey karena kasus hukum yang menjeratnya.

Kasus ini menjadi sorotan luas karena berpotensi memengaruhi reputasi dan karier Wahi, sekaligus menimbulkan pertanyaan serius mengenai integritas sepak bola profesional di Prancis dan tingkat internasional. Publik kini menanti perkembangan lebih lanjut dari penyelidikan yang masih berlangsung di bawah otoritas kejaksaan Marseille.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini