Presiden Korea Selatan, Lee Jae Myung, menyatakan harapannya agar Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dapat berperan sebagai penengah dalam upaya perdamaian dengan Korea Utara. Lee menilai keterlibatan Trump sangat dinantikan, terutama setelah keberhasilannya dalam meredakan ketegangan di Timur Tengah melalui jalur diplomasi.
Harapan tersebut mengemuka di tengah rencana Amerika Serikat dan Iran yang dijadwalkan menandatangani nota kesepahaman pada Jumat, 19 Juni mendatang, guna mengakhiri konflik berkepanjangan di antara kedua negara. Langkah ini memicu spekulasi bahwa pemerintahan Trump selanjutnya akan mengalihkan fokus kebijakan luar negerinya ke Semenanjung Korea.
Spekulasi itu semakin kuat setelah Trump mengunggah foto dirinya bersama pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, di media sosial. Foto tersebut diambil saat pertemuan puncak bersejarah di Singapura pada tahun 2018, dan diunggah tak lama setelah pengumuman kesepakatan dengan Iran. Sinyal ini ditafsirkan sebagai isyarat bahwa Washington siap membuka kembali jalur komunikasi dengan Pyongyang.
Artikel Terkait
Kemenkes Bantah Tuduhan Penggelembungan Anggaran Alat Hemodialisis di RSUD Krui
Selebgram Adam Deni Gearaka Jadi Tersangka Perusakan Ruko dan Pengancaman dengan Air Soft Gun
Wakil Ketua Komisi XI DPR Dorong Tiga Pilar Berantas Pinjol Ilegal, Judi Online, dan Investasi Bodong
Selebgram Adam Deni Ditahan Polisi Usai Rusak Ruko dan Ancam Satpam dengan Airsoft Gun