BMKG Peringatkan Angin Kencang hingga 35 km/jam di Sulsel, Nelayan dan Pengguna Transportasi Laut Diminta Waspada

- Rabu, 17 Juni 2026 | 10:00 WIB
BMKG Peringatkan Angin Kencang hingga 35 km/jam di Sulsel, Nelayan dan Pengguna Transportasi Laut Diminta Waspada

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi angin kencang yang diperkirakan melanda wilayah selatan Sulawesi Selatan pada Rabu, 17 Juni 2026. Imbauan ini disampaikan menyusul kondisi atmosfer yang masih dipengaruhi oleh pola angin timuran dengan kecepatan mencapai 35 kilometer per jam. Sejumlah daerah, seperti Kabupaten Bantaeng, Bulukumba, Jeneponto, Kepulauan Selayar, serta sebagian wilayah Gowa dan Takalar, diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak yang mungkin ditimbulkan.

Peringatan ini tidak hanya ditujukan kepada masyarakat umum, tetapi secara khusus kepada nelayan dan pengguna transportasi laut yang rentan terhadap perubahan cuaca. BMKG menekankan bahwa hembusan angin kencang dapat mengganggu aktivitas pelayaran, terutama bagi perahu kecil yang memiliki daya tahan rendah terhadap gelombang dan angin. Di sisi lain, masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan juga diimbau untuk berhati-hati terhadap potensi pohon tumbang atau baliho yang roboh akibat terjangan angin.

Meskipun demikian, prakiraan cuaca untuk Sulawesi Selatan secara umum menunjukkan kondisi cerah berawan pada pagi hari, kemudian berubah menjadi berawan pada siang hingga malam hari. Hujan ringan diperkirakan akan turun di sejumlah wilayah, seperti Luwu Raya, Toraja, Enrekang, Sidrap, Wajo, Pinrang, Soppeng, Bone, Maros, dan Sinjai. Sementara itu, suhu udara di wilayah ini berkisar antara 18 hingga 32 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan yang cukup tinggi, mencapai 70 hingga 100 persen.

Angin bertiup dari arah utara hingga timur dengan kecepatan bervariasi antara 7 hingga 35 kilometer per jam. Kondisi ini berpotensi menimbulkan hembusan yang lebih kuat di area terbuka dan kawasan pesisir. BMKG mengingatkan bahwa perubahan cuaca dapat terjadi sewaktu-waktu, sehingga masyarakat perlu terus memantau informasi resmi melalui kanal resmi BMKG untuk mengantisipasi risiko yang tidak diinginkan.

Di Kota Makassar, cuaca diprakirakan relatif kondusif dengan kondisi cerah berawan pada pagi hari dan berawan hingga malam. Meskipun tidak termasuk wilayah yang diprediksi mengalami hujan signifikan, warga tetap diminta waspada terhadap hembusan angin yang sesekali terasa lebih kencang, terutama di kawasan pesisir. BMKG sebelumnya telah beberapa kali mengeluarkan peringatan serupa, menandakan bahwa pola cuaca di Sulawesi Selatan masih fluktuatif dan memerlukan kewaspadaan berkelanjutan.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar