Presiden Prabowo Pecat Kepala Badan Gizi Nasional usai Program Makan Gratis Timbulkan Ribuan Kasus Keracunan

- Rabu, 03 Juni 2026 | 14:15 WIB
Presiden Prabowo Pecat Kepala Badan Gizi Nasional usai Program Makan Gratis Timbulkan Ribuan Kasus Keracunan

Pencopotan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, oleh Presiden Prabowo Subianto menjadi sorotan media internasional. Kantor berita AFP yang bermarkas di Paris, Prancis, misalnya, memberitakan langkah tersebut dalam sebuah artikel berjudul “Indonesian president sacks head of free meal scheme”.

“Presiden Indonesia Prabowo Subianto pada hari Selasa mencopot kepala badan yang bertanggung jawab atas program makan gratis sekolah andalannya, yang telah tercoreng oleh kasus keracunan makanan massal dan tuduhan korupsi,” demikian AFP mengawali laporannya. Program yang bernilai miliaran dolar ini merupakan kebijakan unggulan dalam kampanye pemilihan Prabowo pada 2024. Pemerintah menyebutkan telah menyediakan makanan kepada lebih dari 61 juta orang hingga Maret lalu. Namun, puluhan ribu orang dilaporkan jatuh sakit sejak program tersebut diluncurkan pada Januari tahun lalu.

Sementara itu, media terkemuka asal Singapura, The Straits Times, juga memberitakan pemecatan Kepala BGN yang bertanggung jawab atas program Makan Bergizi Gratis (MBG) tersebut. Dalam artikel berjudul “Indonesia’s Prabowo sacks head of free meal scheme that sickened thousands”, media itu mengutip pernyataan Menteri Sekretariat Negara Prasetyo Hadi kepada wartawan di Jakarta pada Selasa (2/6) malam.

“Presiden telah memutuskan untuk melakukan perubahan pada kepemimpinan Badan Gizi Nasional,” kata Prasetyo, seraya menyebutkan kualitas makanan sebagai salah satu dari berbagai kekhawatiran di balik langkah tersebut. Menurut The Straits Times, para kritikus telah menyerukan agar program itu ditangguhkan karena masalah kebersihan dan tuduhan korupsi. Namun, Prasetyo menegaskan, “Pemerintah akan terus memastikan bahwa selama proses evaluasi yang sedang berlangsung, semua program Badan Gizi Nasional akan terus berjalan sebagaimana mestinya.”

Media asal Malaysia, The Star, juga turut memberitakan pemecatan tersebut dalam artikel berjudul “Indonesian president sacks head of free meal scheme”.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Tags