Terowongan Canggih Bawah Tanah dari Meksiko ke California Terungkap, Diduga untuk Selundupkan Kokain Rp807 Miliar

- Rabu, 03 Juni 2026 | 13:35 WIB
Terowongan Canggih Bawah Tanah dari Meksiko ke California Terungkap, Diduga untuk Selundupkan Kokain Rp807 Miliar

Otoritas Amerika Serikat (AS) berhasil mengungkap keberadaan sebuah terowongan bawah tanah canggih yang membentang melintasi perbatasan dengan Meksiko, yang diduga kuat telah digunakan sebagai jalur penyelundupan kokain dalam jumlah besar. Terowongan tersebut, yang ujungnya berada di sebuah toko ritel di negara bagian California, menjadi temuan signifikan dalam upaya pemberantasan narkoba lintas negara.

Berdasarkan laporan para pejabat AS yang dikutip dari kantor berita internasional, nilai kokain yang berhasil diselundupkan melalui lorong bawah tanah ini ditaksir mencapai lebih dari 45 juta dolar AS, atau setara dengan sekitar Rp807,1 miliar. Angka tersebut menunjukkan skala operasi penyelundupan yang terorganisir secara rapi dan bernilai tinggi.

Secara teknis, lorong bawah tanah itu membentang dari sebuah lokasi di kota Tijuana, Meksiko, hingga sebuah pintu keluar di Pelabuhan Masuk Otay Mesa, California. Panjang terowongan diperkirakan mencapai 590 meter dengan tinggi lorong hanya sekitar 1,4 meter, serta berada di kedalaman 16,8 meter dari permukaan tanah. Kondisi ini menggambarkan upaya ekstra untuk menghindari deteksi dari pihak berwenang.

Sementara itu, para penyidik AS menemukan bahwa terowongan tersebut tidak sekadar lubang tanah biasa. Dindingnya diperkuat, dilengkapi sistem rel dan ventilasi, aliran listrik, serta akses masuk menggunakan lift hidrolik. Infrastruktur semacam ini menandakan perencanaan yang matang dan investasi yang tidak sedikit dari para pelaku kejahatan.

Video yang dirilis oleh Departemen Kehakiman AS memperlihatkan tangga beton yang tampak kokoh menuju ke dalam terowongan. Bagian dalam lorong tampak dipahat dari batu dan memiliki lantai beton, menunjukkan standar konstruksi yang cukup tinggi untuk sebuah jalur ilegal.

Di sisi lain, penyidik narkoba federal dari Departemen Keamanan Dalam Negeri AS (DHS) menghabiskan waktu berbulan-bulan mengamati pergerakan orang-orang di sekitar toko ritel bernama "Buy 4 Less" yang berada di sisi perbatasan AS. Toko tersebut diduga menjadi titik akhir dari jalur penyelundupan bawah tanah ini, sekaligus menjadi lokasi yang memicu kecurigaan aparat hingga akhirnya terowongan itu terungkap.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Tags