Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, menyambut positif langkah Komisi Pemberantasan Korupsi yang melakukan operasi tangkap tangan di lingkungan Kantor Imigrasi Jakarta Barat. Ia menilai operasi senyap itu menjadi momentum bagi institusinya untuk melakukan pembenahan internal secara lebih serius.
“Baguslah, sekalian kita bisa berbenah ya,” ujar Agus saat dihubungi melalui pesan singkat, Rabu (3/6/2026).
Meski menyambut baik, Agus menegaskan bahwa pihaknya tetap menghormati seluruh proses hukum yang tengah berjalan. Ia memilih untuk menunggu keterangan resmi dari lembaga antirasuah tersebut.
“Proses hukum kita hormati, tunggu saja rilis dari KPK,” kata Agus.
Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi menggelar operasi tangkap tangan di wilayah Jakarta Barat pada hari yang sama. Dalam operasi tersebut, salah satu pihak yang diamankan adalah pejabat Kantor Imigrasi Jakarta Barat.
Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, membenarkan adanya penangkapan itu. “Benar, di wilayah Jakarta Barat, Imigrasi,” katanya.
Namun, Fitroh belum merinci lebih lanjut mengenai jumlah pihak yang ditangkap maupun detail kegiatan operasi tersebut. Seluruh individu yang terjaring dalam operasi senyap itu langsung dibawa ke Gedung Merah Putih KPK untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Artikel Terkait
Wali Kota Medan Bantah Komitmen Biayai Akomodasi Peserta Piala AFF U-19, Klaim Hanya Bertanggung Jawab Renovasi Stadion
Pakar Hukum Soroti Polri Sering Diminta Bantu Tugas Presiden di Luar Fungsi Utama, Dorong Revisi UU Diperjelas
IHSG Anjlok Hampir 5 Persen, Tembus Level 5.889 Setelah Jatuh dari Level Psikologis 6.000
Oditur Tuntut Empat Anggota TNI 2,5 Tahun Penjara karena Aniaya Wakil Koordinator KontraS