Lonjakan Arus Mudik Iduladha: 469 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabotabek, Naik 14,65 Persen

- Jumat, 29 Mei 2026 | 19:35 WIB
Lonjakan Arus Mudik Iduladha: 469 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabotabek, Naik 14,65 Persen

Sebanyak 469.319 kendaraan tercatat keluar dari wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi (Jabotabek) selama periode libur panjang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, tepatnya pada Selasa hingga Kamis, 26 hingga 28 Mei 2026. Angka tersebut menunjukkan peningkatan sebesar 14,65 persen dibandingkan volume lalu lintas normal yang mencapai 409.344 kendaraan.

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan Purwantono, mengungkapkan bahwa data tersebut dihimpun dari empat gerbang tol utama, yaitu Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama yang mengarah ke Trans Jawa, GT Kalihurip Utama menuju Bandung, GT Cikupa untuk arah Merak, serta GT Ciawi yang menjadi jalur menuju kawasan Puncak. Peningkatan mobilitas ini, menurut Rivan, telah diantisipasi sejak awal melalui optimalisasi teknologi.

"Jasa Marga mengoptimalkan teknologi JMTC untuk mendukung pengelolaan lalu lintas secara real time selama periode libur panjang ini," ujarnya dalam keterangan resmi pada Jumat, 29 Mei 2026.

Berdasarkan distribusi arus, mayoritas kendaraan sebanyak 218.225 unit atau 46,5 persen bergerak menuju arah timur, mencakup jalur Trans Jawa dan Bandung. Sementara itu, 135.842 kendaraan atau 28,9 persen melaju ke arah barat menuju Merak, dan 115.252 kendaraan atau 24,6 persen menuju arah selatan, yakni kawasan Puncak.

Secara lebih rinci, volume kendaraan yang keluar Jabotabek menuju Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama mencapai 112.060 unit, meningkat 38,35 persen dari kondisi normal. Adapun arus menuju Bandung melalui GT Kalihurip Utama tercatat sebanyak 106.165 kendaraan, naik 23,92 persen. Jika digabungkan, total kendaraan yang melintasi kedua gerbang menuju arah timur tersebut mencapai 218.225 unit, atau meningkat 30,93 persen dibandingkan lalu lintas harian biasa.

Di sisi lain, arus kendaraan menuju Merak melalui GT Cikupa justru tercatat lebih rendah 5,83 persen dari kondisi normal, dengan jumlah 135.842 kendaraan. Sementara itu, volume kendaraan yang menuju Puncak melalui GT Ciawi mencapai 115.252 unit, meningkat 17,10 persen dibandingkan lalu lintas normal.

Khusus pada hari Kamis, 28 Mei 2026, yang merupakan H 1 Iduladha, tercatat 148.280 kendaraan keluar dari Jabotabek. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 5,20 persen dari volume normal yang sebanyak 140.952 kendaraan.

Rivan menjelaskan bahwa lonjakan mobilitas selama rangkaian libur panjang Iduladha, Waisak, dan Hari Lahir Pancasila ini diantisipasi melalui pengoperasian Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC) sebagai pusat kendali lalu lintas. Pusat kendali ini mengintegrasikan berbagai perangkat Intelligent Transport System (ITS) untuk memantau kondisi secara cepat dan akurat.

"Melalui integrasi perangkat Intelligent Transport System (ITS), kami memantau kondisi lalu lintas secara cepat dan akurat sehingga potensi kepadatan dapat segera diantisipasi," ujar Rivan.

JMTC, lanjutnya, terhubung dengan berbagai perangkat pendukung seperti kamera pengawas (CCTV), alat penghitung kendaraan, papan informasi elektronik (Dynamic Message Sign), serta sistem komunikasi terpadu dengan petugas di lapangan dan pihak Kepolisian. Dengan dukungan teknologi tersebut, keputusan terkait rekayasa lalu lintas dapat diambil secara lebih responsif sesuai kondisi aktual.

"Kami menyiagakan petugas transaksi, petugas layanan lalu lintas, hingga memastikan kesiapan petugas dan juga fasilitas di rest area untuk menjaga kenyamanan pengguna jalan selama periode libur panjang berlangsung," tutup Rivan.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar