Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Makassar (IKA Smansa) untuk pertama kalinya menggelar pemotongan hewan kurban secara kolektif pada momen Iduladha 1447 Hijriah, mengumpulkan puluhan ekor sapi dan kambing dari berbagai angkatan. Kegiatan yang berlangsung di Sekretariat IKA Smansa angkatan 91, Tanjung Bunga, pada Jumat, 29 Mei itu mengusung tema “Bersatu dalam Kurban dan Kebersamaan”.
Ketua panitia kurban IKA Smansa 2026, Ahmad Aditia Soenarto, mengungkapkan bahwa inisiatif ini merupakan langkah baru bagi organisasi alumni tersebut. Sebelumnya, setiap angkatan melaksanakan kurban secara terpisah. “Sebelumnya-sebelumnya dilakukan tiap angkatan, kali ini kita satukan dan dilakukan secara bersama,” ujar alumni Smansa Makassar angkatan 2007 itu di sela-sela proses pemotongan. Ia menambahkan bahwa kegiatan ini telah dimasukkan ke dalam kalender tahunan IKA Smansa Makassar.
Total hewan kurban yang berhasil dikumpulkan mencapai 30 ekor sapi dan tiga ekor kambing. Rinciannya, angkatan 81 menyumbang lima ekor sapi, angkatan 86 dan 87 masing-masing tiga ekor sapi, angkatan 88 satu ekor sapi, angkatan 91 tiga ekor sapi, angkatan 95 enam ekor sapi, serta angkatan 96 tiga ekor sapi dan satu ekor kambing. Partisipasi juga datang dari angkatan 2000-an, yakni angkatan 2003 dengan tiga ekor sapi dan dua ekor kambing, serta angkatan 2007 dan 2008 masing-masing satu ekor sapi.
Proses penyaluran daging kurban dilakukan dengan mekanisme desentralisasi. “Setelah kita melakukan penyembelihan, daging sapi ini akan kita kembalikan ke masing-masing angkatan dan merekalah yang akan membagikan hewan kurbannya sendiri ke warga yang membutuhkan,” jelas Ahmad. Sebanyak 11 ekor sapi disembelih di sekretariat, sementara sisanya dipotong oleh angkatan masing-masing.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal IKA Smansa, Wawan Indrawan, menekankan bahwa kegiatan ini bertujuan mempererat tali persaudaraan antaralumni. Menurutnya, pelaksanaan kurban per angkatan selama ini kurang membangun kebersamaan lintas generasi. “Kita ingin lebih erat persaudaraan. Kan, kalau per angkatan, kurang kebersamaan. Makanya lebih bagus dan lebih meriah serta efeknya juga ke masyarakat lebih besar dan tepat sasaran,” katanya. Wawan menambahkan bahwa penerima manfaat diutamakan dari kalangan warga IKA yang membutuhkan, baru kemudian masyarakat umum. “Ke depan kita harapkan bisa jadi agenda tahunan dan semoga ke depan makin banyak lagi yang terkumpul agar bisa menjangkau lebih banyak masyarakat,” sambungnya.
Ketua Umum IKA Smansa Makassar, Andi Ina Kartika Sari, turut hadir menyaksikan pemotongan dan penyaluran daging kurban di Tanjung Bunga. Ia membenarkan bahwa selama ini pelaksanaan kurban umumnya dilakukan oleh masing-masing angkatan sehingga interaksi dan kebersamaan antaralumni belum terbangun secara maksimal. Karena itu, melalui pelaksanaan kurban bersama, para alumni dari berbagai angkatan dapat berkumpul dalam satu kegiatan yang lebih besar, lebih meriah, dan mempererat silaturahmi. “Supaya setiap tahun itu bisa rutin, terus lebih kebersamaan. Karena biasanya kalau kurban itu per angkatan. Kalau disatukan seperti ini lebih bagus, lebih meriah, dan kebersamaannya lebih terasa,” ujarnya. Selain memperkuat hubungan antaralumni, kegiatan tersebut juga diharapkan membuat penyaluran daging kurban lebih tepat sasaran.
Artikel Terkait
BMKG Deteksi Siklon Tropis Jangmi di Laut Filipina, Picu Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah Indonesia
Baznas Salurkan Daging Dam Haji ke Warga Kurang Mampu di Pemalang
Maybank Indonesia Raup Laba Rp299 Miliar di Kuartal I 2026, Kredit Tumbuh 5,4 Persen
Israel Tutup Paksa Masjid Ibrahimi di Hebron Tanpa Batas Waktu, Palestina Kecam Pelanggaran Kebebasan Beribadah