Prabowo Akan Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, BPIP Undang Seluruh Mantan Presiden dan Wapres

- Jumat, 29 Mei 2026 | 11:55 WIB
Prabowo Akan Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, BPIP Undang Seluruh Mantan Presiden dan Wapres

Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan bertindak sebagai inspektur upacara pada peringatan Hari Lahir Pancasila yang akan digelar di Lapangan Gedung Pancasila, Jakarta, pada 1 Juni mendatang. Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) juga akan mengundang sejumlah mantan presiden dan wakil presiden untuk turut hadir dalam upacara kenegaraan tersebut.

Sekretaris Utama BPIP, Tonny Agung Arifianto, menyatakan bahwa pihaknya telah mengirimkan undangan kepada seluruh mantan kepala negara dan wakil kepala negara sebagai bagian dari semangat gotong royong dan kolaborasi. “Ini bagian dari proses membangun gotong royong bersama, kolaboratif semuanya, semua presiden maupun wakil presiden pastinya kita undang semuanya,” ujarnya di kantor BPIP, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (29/5/2026). Ia menambahkan bahwa kepastian mengenai konfirmasi kehadiran para undangan akan disampaikan kepada media pada Sabtu (30/5) besok.

Meski menginginkan partisipasi luas dari masyarakat, BPIP mengakui adanya keterbatasan kapasitas tempat. Tonny menjelaskan bahwa upacara tersebut merupakan agenda kenegaraan yang diatur ketat oleh protokoler negara, sehingga hanya menyediakan sekitar 405 undangan. “Terbatas yang diundang, terutama pejabat-pejabat tinggi negara dari seluruh kementerian dan lembaga kita undang semuanya. Kemudian ada perwakilan agama, tokoh-tokoh negara lain, termasuk presiden dan wakil presiden juga kita undang,” jelasnya.

Di sisi lain, BPIP juga menyiapkan rangkaian kegiatan bakti sosial pada Minggu (31/5) sebagai bentuk keterlibatan masyarakat. Tonny merinci bahwa kegiatan tersebut meliputi pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah, serta pasar murah. “Masyarakat bisa ikut terlibat di dalamnya sehingga diharapkan masyarakat juga betul-betul memiliki rasa ikut memperingati Hari Lahir Pancasila,” ujarnya.

Namun, bagi masyarakat yang tidak mendapatkan kesempatan hadir langsung, BPIP menyampaikan permohonan maaf. Tonny menegaskan bahwa seluruh rangkaian upacara puncak akan disiarkan secara langsung melalui berbagai kanal media sosial dan televisi nasional. “Sehingga mohon maaf tidak serta merta hanya kemudian ikut di acara pusat nasionalnya, di puncak nasionalnya, tapi juga bisa ikut menyaksikan secara langsung di kanal-kanal media sosial termasuk juga di televisi nasional yang dilaksanakan secara langsung,” pungkasnya.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar