Rusia Tewaskan Empat Warga Sipil dalam Serangan Rudal Hipersonik ke Ukraina, Zelensky Sebut Intelijen Deteksi Ancaman Rudal Oreshnik

- Senin, 25 Mei 2026 | 06:05 WIB
Rusia Tewaskan Empat Warga Sipil dalam Serangan Rudal Hipersonik ke Ukraina, Zelensky Sebut Intelijen Deteksi Ancaman Rudal Oreshnik

Rusia kembali melancarkan serangan rudal hipersonik ke Ukraina, menewaskan sedikitnya empat orang dalam agresi militer terbarunya. Serangan itu menjadi bagian dari eskalasi konflik yang kian memanas di kawasan Eropa Timur.

Dalam perkembangan yang terpantau pada Minggu (24/5/2026), Moskwa sebelumnya telah menyampaikan ancaman akan melancarkan serangan besar-besaran ke Ukraina. Ancaman itu muncul setelah bertambahnya jumlah korban tewas akibat serangan terhadap sebuah perguruan tinggi dan asrama di wilayah yang dikuasai Rusia. Pihak Rusia mengklaim jumlah korban tewas dalam insiden tersebut mencapai 18 orang.

Sementara itu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengungkapkan bahwa negaranya telah menerima peringatan dini mengenai potensi serangan baru dari Rusia. Ia menyebut data intelijen menunjukkan Moskwa akan menggunakan rudal Oreshnik dalam operasi militer berikutnya.

“Dinas intelijen kami melaporkan telah menerima data, termasuk dari mitra Amerika dan Eropa, tentang Rusia yang sedang mempersiapkan serangan dengan rudal Oreshnik,” ujar Zelensky dalam pernyataan resminya.

Rudal Oreshnik merupakan salah satu persenjataan canggih Rusia yang mampu membawa hulu ledak nuklir. Menghadapi ancaman tersebut, Zelensky menegaskan bahwa pihaknya telah bersiap untuk merespons setiap kemungkinan serangan.

Di sisi lain, Zelensky juga mengimbau warga sipil untuk segera mencari tempat perlindungan guna mengantisipasi dampak serangan. Peringatan serupa turut disampaikan oleh Kedutaan Besar Amerika Serikat di Kyiv, yang mengingatkan warga negaranya dan masyarakat umum untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi serangan rudal dalam waktu dekat.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Tags