Pemotor Ancam Mahasiswi Unpad dengan Pisau, Lalu Lindas Kakinya saat Korban Teriak Minta Tolong

- Senin, 18 Mei 2026 | 08:05 WIB
Pemotor Ancam Mahasiswi Unpad dengan Pisau, Lalu Lindas Kakinya saat Korban Teriak Minta Tolong

Seorang pemotor berinisial MR (21) akhirnya berhasil dibekuk aparat kepolisian setelah melindas seorang mahasiswi Universitas Padjadjaran (Unpad) berinisial GC di kawasan Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat. Peristiwa yang terekam kamera pengawas dan viral di media sosial itu rupanya dipicu oleh faktor ekonomi yang mendesak pelaku.

Peristiwa nahas itu terjadi pada Selasa malam, 12 Mei 2026, saat korban baru saja membeli makanan di jalan raya dan berjalan menuju sebuah gang sempit untuk pulang. Di lokasi tersebut, korban melihat seorang pria mengendarai sepeda motor sambil menodongkan pisau dan mengancamnya agar tidak bergerak. Merasa terancam, korban pun panik dan berlari masuk ke dalam gang, namun tersandung hingga terjatuh.

Kanit Reskrim Polsek Jatinangor, Ipda Hendi Setiawan, menjelaskan bahwa pelaku yang panik karena korban berteriak langsung melarikan diri dengan cara melindas kaki korban menggunakan sepeda motornya. “Karena mungkin korban ini teriak-teriak, takutlah si orang itu juga yang nodong itu, dia langsung kabur dilindas lah kaki si korban pakai motor,” ujarnya kepada awak media pada Kamis, 14 Mei 2026. Akibat insiden tersebut, korban mengalami luka lecet dan saat ini masih dalam proses penyembuhan.

Sementara itu, polisi memastikan bahwa tidak ada barang berharga milik korban yang diambil oleh pelaku. Hendi menegaskan bahwa berdasarkan keterangan korban, tidak ada tindakan pencurian maupun pelecehan seksual dalam peristiwa tersebut. “Ada juga beredar kabar katanya begal payudara, tapi saat kita tanya korban mengaku tidak ada tindakan pelecehan,” katanya.

Polisi telah memeriksa rekaman CCTV di lokasi kejadian dan mengklasifikasikan perkara ini sebagai tindak penganiayaan. Setelah melakukan penyelidikan dan pemburuan, pelaku berhasil diamankan. Motif ekonomi disebut menjadi alasan utama di balik aksi nekat pemotor tersebut, meskipun korban tidak kehilangan barang berharga apa pun.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar