Arab Saudi Kecam Serangan Drone di Dekat PLTN Barakah UEA, Sebut Ancaman bagi Stabilitas Kawasan

- Senin, 18 Mei 2026 | 09:50 WIB
Arab Saudi Kecam Serangan Drone di Dekat PLTN Barakah UEA, Sebut Ancaman bagi Stabilitas Kawasan

Kecaman keras datang dari Pemerintah Arab Saudi menyusul serangan drone yang menyasar kawasan dekat Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Barakah di Uni Emirat Arab (UEA). Insiden yang memicu kebakaran di sekitar fasilitas nuklir tersebut kini tengah diselidiki oleh otoritas setempat untuk mengungkap asal muasal serangan.

Kementerian Pertahanan UEA melaporkan bahwa dua dari tiga drone yang mendekat berhasil dicegat. Namun, satu drone lainnya dilaporkan menghantam generator listrik yang berada tidak jauh dari PLTN Barakah, sebuah fasilitas nuklir yang terletak di wilayah al-Dhafra, Abu Dhabi. Dalam pernyataannya, kementerian menyebutkan bahwa drone tersebut masuk dari arah “perbatasan barat”, meskipun tidak merinci lebih lanjut mengenai titik pasti atau pihak yang bertanggung jawab.

Otoritas darurat telah bergerak cepat merespons insiden tersebut. Berdasarkan keterangan resmi Kantor Media Abu Dhabi, tidak ada korban luka yang dilaporkan dalam peristiwa ini.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Arab Saudi, dalam pernyataan yang dikutip dari media Al Arabiya pada Senin (18/5/2026), dengan tegas mengecam aksi tersebut. Pemerintah Saudi menyebut serangan itu sebagai “tindakan terang-terangan” yang dinilai mengancam keamanan dan stabilitas kawasan.

Pernyataan tersebut juga menegaskan kembali solidaritas penuh Arab Saudi terhadap UEA. Kerajaan menyatakan dukungannya terhadap “semua langkah yang diambil untuk melindungi kedaulatan, keamanan, dan integritas wilayah” negara tetangganya itu.

Diplomasi tingkat tinggi pun segera berlangsung. Menteri Luar Negeri Saudi, Pangeran Faisal bin Farhan, dilaporkan menerima panggilan telepon dari Menteri Luar Negeri UEA, Sheikh Abdullah bin Zayed. Dalam pembicaraan tersebut, kedua pihak meninjau langkah-langkah keamanan pascaserangan, sebagaimana dilaporkan oleh media pemerintah Saudi, SPA.

Secara terpisah, Kementerian Luar Negeri UEA juga mengeluarkan pernyataan resmi yang mengutuk serangan drone tersebut. Mereka menyebut insiden itu sebagai bentuk “eskalasi berbahaya” yang patut mendapat respons serius dari komunitas internasional.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar