Barcelona sukses mengamankan kemenangan 3-1 atas Real Betis dalam lanjutan pekan ke-37 Liga Spanyol 2025/2026 yang berlangsung di Camp Nou, Senin (18/5/2026) dini hari. Hasil ini semakin mengokohkan posisi mereka di puncak klasemen dengan koleksi 94 poin dari 37 pertandingan. Laga tersebut juga menjadi momen perpisahan bagi Robert Lewandowski yang dipastikan hengkang pada akhir musim.
Penampilan gemilang ditunjukkan oleh Raphinha dalam pertandingan ini. Pemain asal Brasil itu mencetak dua gol krusial yang menjadi penentu kemenangan timnya. Gol pertama ia lesakkan melalui tendangan bebas indah pada menit ke-28, sementara gol kedua tercipta pada menit ke-62 setelah ia memanfaatkan kesalahan fatal bek Hector Bellerin dengan tenang.
“Raphinha menunjukkan kualitasnya yang luar biasa dan memberikan kontribusi besar untuk tim,” ujar pelatih Hansi Flick saat ditemui usai pertandingan.
Joao Cancelo turut menyumbang gol penutup yang tak kalah spektakuler. Pada menit ke-74, ia melepaskan tembakan dari luar kotak penalti yang memastikan kemenangan Barcelona. Meskipun Lewandowski gagal mencetak gol dalam laga terakhirnya di Camp Nou, kehadirannya tetap memberikan dampak signifikan dalam penguasaan bola dan tekanan terhadap lini belakang Real Betis.
Di sisi lain, Real Betis yang dilatih Manuel Pellegrini memberikan perlawanan sengit meskipun kalah penguasaan bola dengan persentase 37 persen berbanding 63 persen milik tuan rumah. Betis sempat memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1 melalui penalti yang dieksekusi sempurna oleh Isco pada menit ke-69. Keputusan penalti itu diambil wasit setelah meninjau ulang melalui VAR atas pelanggaran yang dilakukan Gavi.
“Kami sudah berusaha maksimal, namun Barcelona tampil sangat agresif dan efektif hari ini,” kata Pellegrini menambahkan.
Statistik pertandingan memperkuat dominasi Barcelona. Tim tuan rumah mencatatkan total 15 tembakan, sembilan di antaranya tepat sasaran, sementara Betis hanya mampu melepaskan tujuh tembakan dengan dua mengarah ke gawang. Akurasi operan Barcelona mencapai 91 persen dengan 639 operan sukses, jauh melampaui catatan Betis yang hanya 83 persen dan 343 operan sukses. Dalam hal peluang besar, Barcelona unggul dua berbanding satu.
Dari segi taktik, Barcelona turun dengan formasi 4-3-3. Joan Garcia bertindak sebagai penjaga gawang, sementara lini belakang diisi oleh Jules Kounde, Gerard Martin, Eric Garcia, dan Joao Cancelo. Gavi, Marc Bernal, dan Pedri mengisi sektor tengah, sedangkan trio Raphinha, Lewandowski, dan Fermin Lopez menjadi ujung tombak. Real Betis juga menggunakan formasi serupa dengan Alvaro Valles di bawah mistar, didukung Hector Bellerin, Valentin Gomez, Natan, dan Junior Firpo di lini pertahanan. Lini tengah dipercayakan kepada Alvaro Fidalgo, Sofyan Amrabat, dan Nelson Deossa, sementara Antony, Giovani Lo Celso, serta Abde Ezzalzouli menjadi andalan di depan.
Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Barcelona menjelang laga terakhir musim ini. Sementara itu, Betis masih bertahan di peringkat kelima klasemen dengan 57 poin.
Artikel Terkait
Harga BBM Nonsubsidi Naik, Pertamina Dex Tembus Rp27.900 per Liter
Polsek Manggala Gencarkan Patroli Dini Hari Antisipasi Geng Motor dan Tawuran
Arab Saudi Kecam Serangan Drone di Dekat PLTN Barakah UEA, Sebut Ancaman bagi Stabilitas Kawasan
Juventus Kalah 0-2 dari Fiorentina, Posisi Empat Besar Serie A Terancam