Como 1907 Pastikan Tiket Eropa, Cassano Sebut Fabregas Terlalu Besar untuk Serie A

- Rabu, 13 Mei 2026 | 07:31 WIB
Como 1907 Pastikan Tiket Eropa, Cassano Sebut Fabregas Terlalu Besar untuk Serie A

Keberhasilan Como 1907 mengamankan tiket ke kompetisi Eropa musim depan menjadi tonggak sejarah yang menandai transformasi klub sejak promosi ke Serie A pada musim lalu. Tim asal Italia tersebut tidak hanya sekadar bertahan, melainkan menjelma menjadi salah satu kekuatan utama di kancah sepak bola Italia berkat peran sentral pelatih Cesc Fabregas.

Fabregas telah membawa Como dari status tim promosi menjadi kekuatan konsisten di papan atas klasemen Serie A. Skuad yang didominasi pemain muda ini mampu bersaing ketat dan dipastikan finis setidaknya di posisi enam besar, sehingga berhak tampil di Liga Konferensi Eropa musim depan. Mantan pemain legendaris Italia, Antonio Cassano, menilai kontribusi Fabregas sangat krusial dalam pencapaian tersebut.

“Pekerjaan yang dilakukan Fabregas telah membuat Como menjadi sebuah tim besar,” ujar Cassano. Ia juga mengingatkan bahwa tanpa kehadiran pelatih asal Spanyol itu, hasil seperti ini tidak akan mungkin tercapai.

“Dengan pelatih lain, Como tidak akan meraih hasil seperti ini. Perekat paling penting adalah pelatihnya. 95 persen pemain Como harus berterima kasih kepada Cesc,” tambahnya.

Di sisi lain, meskipun mengakui kualitas luar biasa Fabregas sebagai pelatih yang sensasional dengan kemampuan komunikasi dan keahlian yang jarang ditemukan di Italia, Cassano justru berharap Fabregas segera meninggalkan Serie A. Ia khawatir karier Fabregas tidak akan berkembang di Italia yang menurutnya “terkatung-katung” dan menjadi “bahan tertawaan”.

“Saya sejujurnya berharap dia bisa meninggalkan Italia. Soalnya negara ini tidak pantas mendapatkan dia,” kata Cassano dengan tegas.

Namun, Fabregas sendiri masih menunjukkan kesetiaannya kepada Como 1907. Kontraknya berlaku hingga 2028 dan ia berencana menikmati momen ini tanpa berniat pergi dalam waktu dekat.

“Saya masih punya 30 tahun lagi dalam karier saya, jadi bisa tetap di Como selama 10 tahun lagi dan pindah ke Premier League dalam 12 atau 15 tahun lagi,” ujar Fabregas, menegaskan komitmennya kepada klub.

Sementara itu, ketertarikan sejumlah klub besar Eropa terhadap Fabregas tetap menjadi sinyal bahwa karier sang pelatih akan terus menarik perhatian dunia sepak bola.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar