Pria Tewas Usai Lompat dari Pohon Saat Ketahuan Curi Mangga di Bontang, Polisi Selidiki Dugaan Penganiayaan

- Selasa, 12 Mei 2026 | 23:45 WIB
Pria Tewas Usai Lompat dari Pohon Saat Ketahuan Curi Mangga di Bontang, Polisi Selidiki Dugaan Penganiayaan

Seorang pria di Bontang, Kalimantan Timur, ditemukan tewas setelah diduga terlibat dalam aksi pencurian buah mangga. Peristiwa yang mengguncang warga setempat ini kini tengah didalami oleh kepolisian menyusul laporan dari pihak keluarga korban yang mencurigai adanya unsur penganiayaan.

Insiden tersebut terjadi pada Selasa, 5 Mei 2026, sekitar pukul 03.00 Wita. Dua orang pria diduga memasuki area rumah warga tanpa izin untuk mengambil buah mangga. Aksi mereka dipergoki oleh pemilik rumah yang kemudian berteriak maling. Kepanikan pun melanda kedua terduga pelaku.

"Karena panik, salah seorang terduga pelaku yang berada di atas pohon diduga melompat untuk melarikan diri namun terjatuh," ungkap Kasi Humas Polres Bontang, AKP Dany Purwanto.

Sementara satu orang lainnya berhasil melarikan diri dari lokasi, pria yang terjatuh ditemukan warga dalam kondisi lemas di bawah pohon. Ia segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, kondisinya terus memburuk.

"Pada hari Rabu sekitar pukul 15.00 Wita, pria tersebut dinyatakan meninggal dunia setelah menjalani perawatan medis," kata Dany.

Belakangan, pihak keluarga korban melaporkan dugaan tindak pidana penganiayaan ke Polres Bontang pada 8 Mei 2026. Laporan ini menjadi dasar bagi polisi untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Hasil penyelidikan sementara menunjukkan bahwa korban jatuh ke belakang hingga bagian kepala belakangnya menghantam sudut pondasi pagar rumah warga. Peristiwa nahas itu disebut turut disaksikan langsung oleh rekan korban yang saat itu berada di bawah pohon. Polisi masih mendalami kronologi lengkap kejadian untuk memastikan ada tidaknya unsur pidana dalam peristiwa tersebut.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar