IDXChannel – Medco E&P Grissik Ltd. (MEPG) dan PT Keban Berkah Energi (KBE) resmi menggandeng tangan. Peristiwa itu terjadi pada 20 April 2026. Isinya? Kerja sama untuk mengalirkan minyak perdana dari sumur masyarakat di Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. Minyak itu disalurkan oleh UMKM bernama Keban Berkah Energi ke Medco E&P Grissik.
Yang menarik, prosesnya ternyata cepat banget. Baru dua hari setelah tanda tangan perjanjian, Medco langsung menerima aliran minyak perdana dari sumur rakyat tersebut. Bayangkan, dari dokumen ke realisasi, waktunya singkat.
Nah, Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, ikut angkat bicara. Ia memberi apresiasi buat MEPG dan KBE. Menurut dia, ini bukti nyata bahwa Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) serius menjalankan Peraturan Menteri ESDM Nomor 14 Tahun 2025.
“Tidak perlu menunggu lama, hanya dalam waktu dua hari sejak perjanjian ditandatangani, telah mengalir minyak dari UMKM Keban Berkah Energi (KBE) kepada Medco E&P Grissik Ltd. (MEPG). Kami menyampaikan apresiasi kepada MEPG dan KBE atas langkah cepat, cermat, dan terukur sehingga perjanjian kerja sama tersebut dapat segera diimplementasikan,” ujar Djoko.
“Hal ini menunjukkan dukungan yang kuat dari MEPG terhadap program Pemerintah dalam meningkatkan produksi dan lifting minyak bumi nasional. Dalam pelaksanaan kerja sama ini, MEPG tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian serta memastikan seluruh kegiatan dijalankan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” imbuhnya.
Di sisi lain, soal kualitas minyak juga sudah diuji. Djoko bilang, hasil sampel BS&W cuma 0,1 persen. Angka itu sesuai dengan syarat di GEP dan kontrak. Artinya, minyak dari sumur masyarakat ini layak dan memenuhi standar.
“SKK Migas terus melakukan pemantauan dan memberikan dukungan untuk realisasi kerja sama antara MEPG dan KBE, agar pengiriman minyak selanjutnya dapat dilakukan secara berkelanjutan dalam rangka membantu penyediaan pasokan minyak mentah untuk mendukung ketahanan energi di tengah krisis global,” katanya.
Djoko juga ngingetin, kerja sama semacam ini nggak cuma di Sumsel. Di berbagai daerah lain, KKKS juga mulai bergerak. “SKK Migas terus mendorong KKKS yang di wilayah operasinya terdapat sumur rakyat yang telah memenuhi syarat agar realisasi kerja sama dengan mitra di wilayah tersebut dapat diakselerasi pelaksanaannya, sehingga pada 2026 kontribusi lifting minyak dari sumur rakyat dapat signifikan. Potensi dari sumur rakyat sangat besar, sehingga harus dioptimalkan,” pungkasnya.
Ngomong-ngomong soal PT Keban Berkah Energi, mereka ini UMKM yang ditunjuk langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan. Tugasnya? Mendukung operasional sumur masyarakat dan ikut ningkatin lifting minyak nasional. Lumayan kan, usaha kecil bisa berperan besar.
Saat ini, KBE juga lagi sibuk benah-benah. Mereka memperbaiki tata kelola sumur, termasuk lewat penyemenan area sumur. Tujuannya buat memperbaiki dampak lingkungan secara bertahap. Harapannya, pasokan minyak mentah dari sumur rakyat makin lancar, dan lingkungan sekitar juga ikut terjaga.
(Febrina Ratna Iskana)
Artikel Terkait
KPK Fokus Kejar Aset PT Loco Montrado Usai Tersangka Siman Bahar Meninggal
400 Ribu Buruh Diprediksi Padati Monas, Prabowo Dijadwalkan Hadir di Peringatan May Day 2026
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Tinjau Lokasi Tabrakan Kereta di Bekasi, Evakuasi Terhambat Ruang Sempit
Medco E&P dan UMKM Sumsel Sukses Alirkan Minyak Perdana Hanya Dua Hari Setelah Kontrak Ditandatangani