JAKARTA – Kurniawan Dwi Yulianto, pelatih Timnas Indonesia U-17, punya pandangan sendiri soal "grup neraka" yang bakal dihadapi anak asuhnya di Piala Asia U-17 2026. Menurutnya, mentalitas pemain tidak goyah. Justru, ia optimistis skuad muda ini bisa bersaing.
Turnamen sendiri bakal berlangsung di Jeddah, Arab Saudi, mulai 5 hingga 22 Mei. Di Grup B, Indonesia sudah ditunggu lawan-lawan berat: Jepang, China, dan Qatar. Bukan grup yang mudah, jelas.
Namun begitu, Kurniawan menegaskan bahwa langkah mereka memang tidak akan mulus. Tapi bukan berarti tidak ada celah untuk lolos. Sepakbola, katanya, selalu punya kejutan.
"Kami tahu tim lawan mereka kuat. Tapi, kembali lagi, kami tidak boleh kalah sebelum bertanding," ujarnya di Jakarta, Minggu (26/4/2026).
Ia menambahkan, "Itu yang selalu kami tekankan kepada pemain, kita harus tetap percaya diri, meningkatkan motivasi. Karena terkadang yang dianggap sepele itu, bisa melakukan sesuatu yang di luar dugaan."
Di sisi lain, pelatih yang akrab disapa Si Kurus ini juga menekankan pentingnya daya juang. Setiap laga, kata dia, harus dimainkan dengan habis-habisan. Hanya dengan begitu hasil maksimal bisa diraih.
"Saya berharap pemain tetap fokus, siapapun lawannya, harus tetap konsentrasi penuh 90 menit," tegas Kurniawan.
Timnas Indonesia U-17 sendiri sudah bertolak ke Arab Saudi pada Sabtu malam, 25 April 2026 WIB. Laga perdana mereka akan melawan China U-17, Selasa 5 Mei 2026, pukul 23.30 WIB. Semoga saja, mental baja yang mereka klaim benar-benar terbukti di lapangan.
Artikel Terkait
Perusahaan China Incar Peluang Besar di Balik Target PLTS 100 GW Indonesia, Soroti Kebutuhan Teknologi Penyimpanan Energi
Presiden Prabowo Resmikan RSUD Lampung Barat dan Buka Munas Hipmi 2026 di Lampung
Investor China dan Hong Kong Dilarang Ikut IPO SpaceX, Alihkan Buruan ke Saham Terkait
Ekonom: RI Tak Akan Ulangi Krisis 1998, Tantangan Kini Bergeser ke Daya Beli Kelas Menengah