Kebakaran Klub Malam The Station: 100 Tewas dalam Hitungan Menit

- Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:20 WIB
Kebakaran Klub Malam The Station: 100 Tewas dalam Hitungan Menit

Sebuah tragedi mematikan terjadi di klub malam The Station, West Warwick, Rhode Island, pada 20 Februari 2003. Kebakaran yang dipicu oleh percikan kembang api dalam hitungan detik merenggut 100 nyawa dan melukai lebih dari 200 orang. Peristiwa ini menjadi salah satu kebakaran klub malam paling mematikan dalam sejarah Amerika Serikat.

Malam itu, sekitar pukul 11:07, sebuah band sedang tampil di atas panggung. Pertunjukan diawali dengan nyala kembang api yang spektakuler. Namun, percikan panas dari kembang api tersebut dengan cepat membakar busa poliuretan yang melapisi sudut-sudut panggung. Hanya dalam 8 hingga 10 detik, api mulai merambat.

Kecepatan api sungguh di luar dugaan. Dalam 25 detik, api sudah menjalar ke langit-langit ruangan. Band berhenti bermain pada detik ke-30, saat pengunjung mulai menyadari bahaya dan bergegas menuju pintu keluar. Alarm kebakaran baru berbunyi pada detik ke-41, namun kondisi sudah semakin tidak terkendali. Hanya 90 detik setelah api pertama kali muncul, asap hitam tebal memenuhi ruangan.

Kepanikan pun tak terhindarkan. Pintu masuk utama menjadi tersumbat total oleh kerumunan yang berdesakan untuk menyelamatkan diri. Banyak orang terjepit di pintu, sementara api terus melahap bangunan yang sebagian besar terbuat dari kayu dan busa plastik. Atap gedung akhirnya runtuh sekitar 45-50 menit setelah api menyala.

Dari 100 korban tewas, 96 orang meninggal di lokasi kejadian, sementara 4 lainnya menghembuskan napas terakhir di rumah sakit. Lebih dari 200 orang lainnya menderita luka bakar. Tragedi ini menjadi pengingat akan pentingnya prosedur keselamatan kebakaran dan standar konstruksi bangunan yang ketat. Seandainya SOP keselamatan diterapkan dengan baik, mungkin korban jiwa bisa diminimalisir.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags