MURIANETWORK.COM - Google dan Sea Ltd, induk perusahaan Shopee dan Garena, resmi menjalin kemitraan strategis untuk mengembangkan alat kecerdasan buatan (AI). Fokus kolaborasi ini adalah menciptakan prototipe asisten belanja berbasis AI di platform Shopee serta solusi AI untuk meningkatkan produktivitas pengembangan game di Garena. Langkah ini menandai upaya konkret perusahaan teknologi global dalam memanfaatkan AI untuk tugas-tugas yang lebih kompleks dan terintegrasi, di tengah persaingan yang semakin ketat di kawasan Asia Tenggara.
Mengembangkan Asisten Belanja AI di Shopee
Inti dari kerja sama yang baru ditandatangani ini adalah eksplorasi pembangunan prototipe belanja agen AI di Shopee. Inisiatif ini merupakan bagian dari tren yang lebih luas, di mana model AI tidak lagi sekadar dirancang untuk menjawab pertanyaan, tetapi dikembangkan untuk menjalankan beragam tugas operasional. Mulai dari membantu pengguna berbelanja di berbagai aplikasi hingga mengelola alur kerja yang rumit, potensi penerapannya sangat luas.
Langkah Sea Ltd ini juga tidak terlepas dari dinamika persaingan di pasar e-commerce regional. Sebagai platform dengan pangsa pasar dominan mencapai 52 persen pada 2024 menurut laporan Momentum Works, Shopee terus berinovasi untuk mempertahankan posisinya. Persaingan semakin terasa dengan peluncuran model AI baru oleh Alibaba, yang juga mengoperasikan platform Lazada, pesaing utama Shopee di Asia Tenggara.
Transformasi Produktivitas di Sektor Game
Kolaborasi ini tidak hanya menyentuh ranah e-commerce. Google dan unit game Sea, Garena, juga berkomitmen untuk memanfaatkan solusi AI guna mentransformasi produktivitas dalam pengembangan game. Meski detail teknisnya belum diungkap lebih jauh, fokus pada peningkatan efisiensi proses pengembangan menunjukkan pendekatan strategis untuk memperkuat lini bisnis game mereka.
Dalam pernyataan resmi mengenai kerja sama ini, kedua perusahaan menegaskan komitmen mereka.
"Google dan unit game Sea, Garena, juga akan menggunakan solusi AI untuk mentransformasi produktivitas pengembangan game," jelas pernyataan bersama tersebut.
Lanjutan dari Inisiatif Kemitraan Sebelumnya
Kemitraan dengan Google ini sebenarnya bukan yang pertama bagi Sea Ltd. Pada 2024, Shopee telah lebih dulu bekerja sama dengan YouTube di pasar e-commerce Asia Tenggara. Mengingat Google dan YouTube sama-sama berada di bawah kendali Alphabet Inc., kolaborasi terbaru ini dapat dilihat sebagai penguatan dan perluasan dari hubungan strategis yang sudah terjalin. Serangkaian kerja sama ini mengindikasikan strategi jangka panjang Sea Ltd dalam memanfaatkan teknologi dan platform global untuk memperkuat ekosistem digitalnya di kawasan.
Artikel Terkait
Bapanas Temukan Pelanggaran HET Minyakita di Pasar Depok
Kevin Diks Pulih, Gladbach Andalkan Bek Kanan untuk Perbaiki Pertahanan di Freiburg
Pemerintah Buka Impor Ayam AS untuk Bibit, Janjikan Perlindungan Peternak Lokal
Pemerintah Serahkan SK HKM dan TORA untuk Lebih dari 650 Hektare Lahan kepada Petani Banyuwangi