Menjelang waktu berbuka, suasana di Jalan Kramat, Senen, Jakarta Pusat, memang selalu berbeda. Kawasan ini kembali ramai oleh warga yang berburu takjil. Magnet utamanya? Deretan gerai Nasi Kapau khas Minang yang aromanya sudah tercium sejak jauh.
Aroma rempah yang kuat dan menggoda itu seolah menjadi penunjuk jalan. Sejak sore, antrean sudah mulai terbentuk. Rela mengantre lama pun tak masalah bagi mereka yang ingin segera menyantap hidangan berbumbu kuat setelah seharian menahan lapar.
Sepanjang mata memandang, pilihannya memang serba Minang. Dari telur ikan, udang hijau, sampai dendeng batokok lado merah yang pedasnya nampol. Ada juga tambusu, kikil, dan tunjang yang tersaji menggugah selera di etalase. Semuanya mengundang air liur.
Nah, buat yang mau yang manis-manis dulu, juga ada. Lemang tapai dan bubur kampiun jadi incaran utama sebagai pembuka sebelum masuk ke hidangan berat. Keduanya laris manis diburu para pembeli.
Rohim, salah seorang karyawan gerai di sana, bercerita tentang menu andalan mereka.
"Di sini jual berbagai masakan menu khas Minang, kayak telur ikan, udang hijau, terus ada dendeng batako lada merah, ada tambusu favoritnya juga sama kikil atau tunjang," ujarnya, Sabtu lalu.
Menurut pengamatannya, beberapa menu selalu lebih cepat ludes selama Ramadan. Bubur kampiun, tambusu, dan kepala kakap adalah juaranya. Menu-menu itulah yang paling banyak dicari orang untuk berbuka.
"Kalau disini biasanya yang takjil ada bubur kampiun juga ada di sini sama tambusu, tunjang sama kepala kakap," jelas Rohim.
Meski ramai, Rohim mengaku ada sedikit perbedaan tahun ini. Intensitas pembeli di bulan puasa terasa agak menurun ketimbang hari biasa. Tapi jangan salah, antusiasme warga tetap tinggi, apalagi saat akhir pekan tiba.
"Ya, kalau lagi hari weekend sih alhamdulillah habis," katanya sambil tersenyum.
Uniknya, keramaian di Jalan Kramat ini punya dua gelombang. Setelah ramai berbuka, suasana akan sepi sebentar. Lalu, mendekati waktu sahur, kawasan itu kembali hidup dan dipadati pembeli.
"Biasanya jam sahur. Oh, ramainya di jam sahur," tuturnya.
Jadi, buat kamu penggemar masakan Minang yang autentik dan penuh citarasa, berburu takjil atau sahur ke Jalan Kramat Senen adalah ide yang bagus. Suasananya khas, makanannya lezat, cocok untuk dinikmati bersama keluarga atau teman saat momen spesial Ramadan.
Artikel Terkait
Imsak Kota dan Kabupaten Bogor Pagi Ini Pukul 04.32 WIB
Jadwal Imsak dan Subuh Bekasi untuk 22 Februari 2025: Kota dan Kabupaten Berbeda Beberapa Menit
Polda Metro Jaya Mutasi 175 Personel, Termasuk Sejumlah Kapolsek
Mahkamah Agung AS Batalkan Tarif Trump, Responsnya Malah Tarif Baru 10%