Ancaman dengan Dua Parang
Bukan sekadar ancaman statis, perempuan itu disebutkan aktif mengejar warga yang berusaha mendekat. Dengan membawa dua parang, ia membuat suasana menjadi panik dan berbahaya di sekitar lokasi vila yang biasanya tenang itu.
"Dua (parang) dipake ngancem warga itu sambil dia lari. Dia kejar warga, akhirnya kan beberapa warga takut. Padahal kan hanya mau ngambil hp yang dia ambil itu," tutur Husni lebih lanjut.
Dalam upaya meredakan situasi, sejumlah warga sempat berusaha melucuti senjata yang dibawa pelaku. Upaya itu hanya berhasil mengamankan satu parang, sementara satu lainnya masih berada dalam genggaman perempuan WNA tersebut, memperpanjang ketegangan di lokasi kejadian.
Artikel Terkait
Trump Tuduh Iran Langgar Kesepakatan Damai di Selat Hormuz
BTN dan KAI Garap Hunian Vertikal Terintegrasi Stasiun di Jakarta
BTN Targetkan Kapasitas KPR Meningkat Hingga 400.000 Unit per Tahun
Pemerintah Tegaskan Haji Furoda 2026 Tak Akan Diselenggarakan