MURIANETWORK.COM - Indonesia dan Thailand sepakat memperbarui kemitraan strategis di bidang ekonomi kreatif. Nota Kesepahaman (MoU) kerja sama yang sebelumnya ditandatangani pada 2019 dan akan berakhir tahun depan, kini diperbaharui agar lebih relevan dengan dinamika industri global. Pembaruan ini difokuskan pada pertukaran kebijakan, pengembangan sumber daya manusia, serta pemanfaatan teknologi digital.
Relevansi dengan Perkembangan Industri
Langkah pembaruan ini diambil sebagai respons atas perubahan cepat yang terjadi di lanskap industri kreatif dunia. Kedua negara melihat kebutuhan untuk menyesuaikan dan memperkuat implementasi kerja sama agar lebih adaptif dan efektif menjawab tantangan serta peluang masa kini.
Agus Syarip, Direktur Kajian dan Manajemen Strategis Kementerian Ekonomi Kreatif, menegaskan pentingnya langkah ini. "Pembaruan agar lebih relevan dengan perkembangan industri saat ini. Nota kesepahaman kerja sama tersebut mencakup pertukaran kebijakan, pengembangan kapasitas sumber daya manusia, dan pemanfaatan teknologi digital," jelasnya.
Thailand sebagai Mitra Strategis
Thailand bukanlah mitra biasa bagi Indonesia dalam ekosistem kreatif. Data perdagangan selama sebelas bulan pertama tahun 2025 menunjukkan nilai yang signifikan, mencapai USD 1,54 miliar dari sektor kuliner, penerbitan, kriya, dan fesyen. Angka ini mengukuhkan posisi Thailand sebagai salah satu tujuan utama ekspor produk kreatif Indonesia.
"Thailand merupakan salah satu mitra strategis Indonesia dalam pengembangan ekonomi kreatif," tegas Agus Syarip. Ia menambahkan, besarnya potensi kerja sama ini menjadi landasan untuk membangun kemitraan yang lebih kokoh. "Kami melihat momentum ini sebagai peluang untuk memperbarui dan mengalibrasi kembali kolaborasi agar tercipta kemitraan yang lebih kuat, sekaligus mempererat hubungan antarnegara dan masyarakat," lanjutnya.
Komitmen dari Pihak Thailand
Komitmen serupa juga disampaikan oleh perwakilan Thailand. Hathaichanok Frumau, Deputy Chief of Mission Kedutaan Besar Kerajaan Thailand, menyoroti peran vital sektor kreatif sebagai penggerak ekonomi. "Ekonomi kreatif merupakan sektor penting bagi pertumbuhan ekonomi kami," ungkapnya.
Menurut Hathaichanok, pembaruan kerja sama adalah sebuah keharusan. "Untuk mencapai kemitraan strategis yang lebih kuat, kerja sama antara Thailand dan Indonesia perlu diperbarui dan diaktifkan kembali sesuai perkembangan industri saat ini," tuturnya. Pernyataan ini menegaskan bahwa kolaborasi ini dibangun atas dasar kebutuhan bersama dan visi yang selaras untuk memajukan industri kreatif di kawasan.
Artikel Terkait
Ganjil Genap Ditiadakan di Jakarta Selama Libur Imlek 2026
Kementerian Pertanian Alokasikan Rp336 Miliar untuk Rehabilitasi Lahan Sawah di Sumatera
Menteri Koperasi Dorong Kospin Jasa Percepat Operasional Kopdes Merah Putih
Wagub Banten Dukung Program Religi iNews Cahaya Hati Cahaya Indonesia