MURIANETWORK.COM - Indonesia dan Thailand sepakat memperbarui kemitraan strategis di bidang ekonomi kreatif. Nota Kesepahaman (MoU) kerja sama yang sebelumnya ditandatangani pada 2019 dan akan berakhir tahun depan, kini diperbaharui agar lebih relevan dengan dinamika industri global. Pembaruan ini difokuskan pada pertukaran kebijakan, pengembangan sumber daya manusia, serta pemanfaatan teknologi digital.
Relevansi dengan Perkembangan Industri
Langkah pembaruan ini diambil sebagai respons atas perubahan cepat yang terjadi di lanskap industri kreatif dunia. Kedua negara melihat kebutuhan untuk menyesuaikan dan memperkuat implementasi kerja sama agar lebih adaptif dan efektif menjawab tantangan serta peluang masa kini.
Agus Syarip, Direktur Kajian dan Manajemen Strategis Kementerian Ekonomi Kreatif, menegaskan pentingnya langkah ini. "Pembaruan agar lebih relevan dengan perkembangan industri saat ini. Nota kesepahaman kerja sama tersebut mencakup pertukaran kebijakan, pengembangan kapasitas sumber daya manusia, dan pemanfaatan teknologi digital," jelasnya.
Artikel Terkait
Prabowo Tunjukkan Finger Heart dengan Idola K-Pop di Tengah Perkuat Kemitraan Strategis dengan Korsel
Microsoft Investasikan Rp94 Triliun untuk Cloud dan AI di Singapura
PMI Manufaktur Indonesia Anjlok ke 50,1, Hampir Stagnan di Maret 2026
Harga Sembako Ramadan 2026 Turun Dibanding Tahun Lalu, Daya Beli Konsumen Terjaga