Di tengah acara Silaturahmi Akbar Kaum Betawi, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tiba-tiba menyelipkan keluh kesahnya soal sepak bola. Suasana di Museum MH Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (15/3/2026) itu pun sempat cair oleh candaannya. Rupanya, kekalahan Persija Jakarta dari Arema FC beberapa waktu lalu masih membekas di benaknya.
"Bapak Ibu Saudara-saudara sekalian," ujar Pramono memulai sambutannya. Awalnya, ia berbicara serius tentang keinginannya menjadikan Betawi sebagai identitas kota yang kuat. Namun, pembicaraan tak lama beralih ke klub kebanggaan ibu kota itu.
Ia mengaku sempat dapat kritikan karena dianggap terlalu fokus mengurusi Persija. Menanggapi hal itu, Pramono justru balik bertanya dengan nada santai. "Ya masa saya ngurus yang lain? Ya pasti Persija saya urusin," tuturnya tegas.
Di sisi lain, rasa cintanya pada tim Macan Kemayoran itu ternyata punya konsekuensi. Pramono berkelakar, ia sampai tak bisa tidur setelah Persija tumbang 0-2 di kandang sendiri oleh Arema FC. Kekalahan itu rupanya berdampak juga pada interaksinya dengan orang terdekat.
"Saya kalau sudah kalah Persija, ketemu Diky, Ketua Jakmania, aduh sebel banget tuh," pungkasnya sambil ditertawai hadirin. Dicky Soemarno, sang ketua suporter, seolah menjadi sasaran pelampiasan kekesalannya saat hasil pertandingan tak sesuai harapan.
Meski disampaikan dengan nada bercanda, komentar Pramono itu menunjukkan betapa dalam keterikatannya dengan Persija. Bagi sang gubernur, urusan klub sepak bola ibukota bukanlah hal sepele. Ia mencampurkan tugas formal dengan gelora fanatisme yang sangat manusiawi.
Artikel Terkait
Indonesia dan Thailand Perbarui Kemitraan Strategis Ekonomi Kreatif
Wakil Wali Kota Tangerang Apresiasi Antusiasme Warga Sambut Program Ramadan iNews
Kementan Pacu Diversifikasi Jagung untuk Industri Pangan, Dukung Swasembada 2026
Kartu Merah Kalulu Picu Kontroversi, Inter Milan Taklukkan Juventus 3-2