Pembangunan Kampung Nelayan Capai 50 Persen, Presiden Tekankan Penguatan Kelembagaan

- Kamis, 12 Februari 2026 | 20:50 WIB
Pembangunan Kampung Nelayan Capai 50 Persen, Presiden Tekankan Penguatan Kelembagaan

Menurut Budiman, Presiden Prabowo menekankan bahwa upaya pengentasan kemiskinan memerlukan pendekatan yang berkelanjutan, bukan sekadar bantuan sesaat. Kunci utamanya terletak pada penguatan kelembagaan di tingkat akar rumput.

"Bapak Presiden menyampaikan bahwa pengentasan kemiskinan tidak mungkin terjadi, atau orang yang sudah terentaskan bisa saja jatuh miskin kembali kalau kelembagaan seperti koperasi dan kampung nelayan tidak diperkuat. Kami setuju dengan pendapat itu," jelas Budiman.

Usulan Penguatan dari Berbagai Sisi

Untuk memastikan keberlanjutan program, berbagai usulan penguatan telah didiskusikan dalam forum tersebut. Fokusnya adalah menciptakan ekosistem yang mandiri dan produktif bagi masyarakat pesisir.

Budiman menambahkan bahwa diskusi dengan Presiden mencakup sejumlah strategi pendukung. "Kuat secara finansial dan aktivitas produktif bisa didorong. Kemudian masyarakat dan anggota-anggota bisa merasakan hasilnya. Kami menyampaikan beberapa usulan dan berdiskusi dengan Presiden," ungkapnya.

Rapat yang berlangsung di sore hari itu pun ditutup dengan komitmen untuk terus memantau perkembangan di lapangan, memastikan setiap pembangunan kampung nelayan benar-benar membawa dampak ekonomi yang nyata bagi para nelayan dan keluarganya.

Editor: Redaksi MuriaNetwork


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar