Menurut Budiman, Presiden Prabowo menekankan bahwa upaya pengentasan kemiskinan memerlukan pendekatan yang berkelanjutan, bukan sekadar bantuan sesaat. Kunci utamanya terletak pada penguatan kelembagaan di tingkat akar rumput.
"Bapak Presiden menyampaikan bahwa pengentasan kemiskinan tidak mungkin terjadi, atau orang yang sudah terentaskan bisa saja jatuh miskin kembali kalau kelembagaan seperti koperasi dan kampung nelayan tidak diperkuat. Kami setuju dengan pendapat itu," jelas Budiman.
Usulan Penguatan dari Berbagai Sisi
Untuk memastikan keberlanjutan program, berbagai usulan penguatan telah didiskusikan dalam forum tersebut. Fokusnya adalah menciptakan ekosistem yang mandiri dan produktif bagi masyarakat pesisir.
Budiman menambahkan bahwa diskusi dengan Presiden mencakup sejumlah strategi pendukung. "Kuat secara finansial dan aktivitas produktif bisa didorong. Kemudian masyarakat dan anggota-anggota bisa merasakan hasilnya. Kami menyampaikan beberapa usulan dan berdiskusi dengan Presiden," ungkapnya.
Rapat yang berlangsung di sore hari itu pun ditutup dengan komitmen untuk terus memantau perkembangan di lapangan, memastikan setiap pembangunan kampung nelayan benar-benar membawa dampak ekonomi yang nyata bagi para nelayan dan keluarganya.
Artikel Terkait
Empat Pekerja Tewas Diduga Keracunan Gas Saat Bersihkan Tangki Air di Jagakarsa
Iran Klaim Tembak Jatuh F-15E dan A-10 AS, Pentagon Bungkam
Trump Tolak Bahas Detail Operasi Penyelamatan Jet AS yang Ditembak Iran
Cadangan Energi Nasional Hanya Bertahan 20 Hari, Pakar UGM Ingatkan Risiko Krisis