Laporan konsumsi bahan bakar selama libur Nataru tahun ini cukup mengejutkan. Pertumbuhan penjualan Pertalite, Pertamax, dan sejenisnya ternyata hanya bergerak tipis, sekitar 0,9 persen saja jika dibandingkan dengan kondisi normal. Angka yang relatif rendah ini, menurut analisis, bukan tanpa alasan. Tampaknya ada pergeseran pola mobilitas yang sedang terjadi di masyarakat.
Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, membeberkan datanya. Ia menjelaskan bahwa perhitungan 0,9 persen itu didapat dengan membandingkan konsumsi saat liburan terhadap masa normal, tepatnya periode Oktober–November 2025.
Ucap Mars Ega dalam acara Penutupan Posko Nataru di Kantor BPH Migas, Senin lalu. Kalau dibandingkan dengan bulan Desember 2024, katanya, peningkatannya masih lumayan, sekitar 2 persen. Namun begitu, tetap saja lonjakannya tak sebesar tahun-tahun sebelumnya.
Lalu, apa penyebabnya? Mars Ega menyoroti satu faktor utama: transportasi umum yang kini makin digemari. Ini terlihat dari data lain, yaitu lonjakan konsumsi avtur yang cukup signifikan. Naiknya permintaan bahan bakar pesawat itu jelas menandakan aktivitas penerbangan yang ramai.
Artikel Terkait
Harmoni hingga Mangga Besar: Lalu Lintas Bakal Dialihkan Selama 8 Bulan Awal 2026
Vietnam Buka Piala Asia U-23 dengan Kemenangan Telak, Saksikan Seluruh Aksi di VISION+
Iran Berduka: 36 Tewas dalam Gelombang Protes Terbesar Sejak 2022
Prabowo Tegaskan Swasembada Beras, Fokus Beralih ke Jagung dan Telur