Wilayah Jawa Timur pun tak ketinggalan. Di ruas Surabaya–Gempol, sebanyak 122 gardu tol di 18 gerbang difungsikan. Tujuannya jelas: melayani arus kendaraan dari timur yang bergerak menuju barat Pulau Jawa.
Namun begitu, persiapan tak cuma soal jumlah gardu. JTT juga memastikan petugas lapangan siaga, fasilitas keselamatan jalan berfungsi dengan baik, dan yang tak kalah penting, koordinasi dengan Kepolisian serta instansi terkait berjalan intensif.
"Pengaturan lalu lintas dilakukan secara situasional sesuai dinamika kepadatan di lapangan untuk menjaga kelancaran dan keselamatan pengguna jalan," tambah Ria.
Di akhir pernyataannya, Ria juga menyelipkan imbauan bagi para pemudik. Dia meminta pengguna jalan untuk merencanakan perjalanan dengan matang. Kondisi kendaraan dan pengemudi harus prima. Patuhi rambu dan arahan petugas di lapangan.
"Pengguna jalan juga diharapkan memanfaatkan rest area secara bijak untuk menjaga keselamatan selama perjalanan," pesannya.
Semua upaya ini, pada akhirnya, bertujuan agar perjalanan pulang usai liburan tak hanya lancar, tetapi juga aman dan nyaman bagi semua.
Artikel Terkait
Groundbreaking Pabrik Melamin Pertama Indonesia Senilai Rp10,2 Triliun Digelar Pekan Depan di Gresik
Menko Airlangga: Ekonomi Kuartal I-2026 Tumbuh 5,5%, Penerimaan Pajak Naik 14,3%
Pabrik Melamin Terbesar di Indonesia Dibangun di KEK Gresik dengan Investasi Rp10,2 Triliun
Menteri ESDM Pastikan Stok Elpiji Nasional Aman untuk Lebih dari 10 Hari