JAKARTA - Jakpro bersikap tegas soal penjualan tiket Teater Bintang di Planetarium Jakarta. Anya Christiana, yang mengepalai unit strategis TIM di bawah Jakpro, secara jelas melarang keras pembelian tiket melalui calo. Tegasnya, tiket yang didapat dari jalur tidak resmi itu terancam dibatalkan.
"Kami mengimbau masyarakat untuk hanya membeli tiket melalui kanal resmi," tegas Anya dalam rilis tertulisnya, Kamis (1/1/2026).
Menurutnya, setiap pelanggaran akan ditindak sesuai ketentuan yang berlaku.
Nah, untuk mekanismenya sendiri, cuma ada dua cara yang sah. Bisa lewat pembelian online di loket.com. Atau, kalau mau yang langsung, datang saja ke loket penjualan di tempat. Kuotanya dibagi rata, lima puluh-puluh antara daring dan luring.
Di sisi lain, Anya menekankan bahwa penjualan ini dijalankan dengan ketat. Intinya, jangan harap ada tambahan kuota dadakan. Begitu tiket untuk suatu pertunjukan habis terjual, ya sudah. Tidak ada lagi.
Transformasi Planetarium sendiri memang sedang berjalan. Kini, tempat itu menghadirkan konsep baru yang sarat teknologi, bahkan memanfaatkan kecerdasan buatan atau AI untuk menciptakan interaksi yang lebih edukatif dengan pengunjung. Revitalisasi TIM ini digadang-gadang sebagai upaya menciptakan ekosistem seni dan pengetahuan yang modern sekaligus terbuka.
"Upaya perbaikan sistem dan layanan akan terus kami lakukan," ujar Anya.
Harapannya jelas: Planetarium Jakarta bisa menjadi ruang edukasi dan rekreasi yang aman, nyaman, dan bisa dinikmati oleh siapa saja.
Artikel Terkait
Data IDF: Lebih dari 50.000 Personel Militer Israel Pegang Kewarganegaraan Asing
Indonesia dan Thailand Perbarui Kemitraan Strategis Ekonomi Kreatif
Wakil Wali Kota Tangerang Apresiasi Antusiasme Warga Sambut Program Ramadan iNews
Kementan Pacu Diversifikasi Jagung untuk Industri Pangan, Dukung Swasembada 2026