SoftBank Group, raksasa teknologi asal Jepang, baru saja mengunci investasi raksasa. Nilainya fantastis: 41 miliar dolar AS, atau kalau dirupiahkan mencapai Rp686 triliun. Uang sebesar itu ditukar dengan sekitar 11 persen saham di OpenAI, sang pembuat ChatGPT.
Menurut laporan AFP, Rabu kemarin, langkah ini adalah bagian dari gebrakan Masayoshi Son, sang CEO. Dia memang sedang gencar menanamkan modal di bidang kecerdasan buatan dan infrastrukturnya. Targetnya jelas: menangkap gelombang permintaan AI yang sedang melonjak drastis.
Rinciannya begini. SoftBank mengonfirmasi investasi tambahan senilai 22,5 miliar dolar AS. Ini menyusul suntikan dana pertama mereka yang 7,5 miliar dolar AS pada April lalu. Belum cukup, OpenAI juga dapat suntikan segar dari mitra SoftBank, nilainya sekitar 11 miliar dolar AS. Kalau dijumlah, komitmen SoftBank sendiri sebenarnya sudah mendekati 40 miliar dolar AS sejak Maret.
Memang, AI telah menjadi magnet investasi global tahun ini. Bidang ini menarik minat para pemain besar, dan OpenAI berada di garis depan. Mereka jadi salah satu pilar utama yang mendorong belanja besar-besaran di industri ini.
Di sisi lain, rencana besar juga sedang digodok. OpenAI dikabarkan bekerja sama dengan Oracle dan beberapa pihak lain untuk sebuah proyek ambisius bernama Stargate. Intinya, mereka ingin membangun pusat data super canggih yang bisa mendukung model AI generasi mendatang. Nah, proyek semacam ini tentu butuh dana gila-gilaan, dan dukungan dari investor seperti SoftBank jelas sangat krusial.
Artikel Terkait
Dua Pilot Tewas saat Pesawat Latih Militer Taiwan Jatuh di Pangkalan Udara Gangshan
Gempa M5,1 Guncang Sarmi, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami
PMI Manufaktur Indonesia Netral di 50,0 pada Mei, Produksi Masih Tertekan Harga Bahan Baku dan Konflik Global
Imam Besar Masjid Al Aqsa Kecam Rencana Israel Larang Azan di Yerusalem Timur