Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman bersikap tegas. Ia mengancam akan menindak pedagang yang berani menjual telur ayam di atas harga acuan pemerintah. Ancaman ini bukan tanpa alasan. Pasalnya, stok komoditas ini disebut-sebut sedang dalam kondisi surplus, bahkan lebih dari cukup.
Menurut Amran, yang juga memimpin Badan Pangan Nasional, ketersediaan telur nasional aman. Aman sampai kapan? Katanya, hingga momen Lebaran 2026 nanti. Meski begitu, dia mengaku tidak boleh lengah. Instruksinya pada jajaran di lapangan jelas: pantau terus pergerakan harga.
"Telur alhamdulillah baik, tetapi kita tidak boleh lengah. Telur cukup. Saya katakan tidak boleh naik. Kalau naik, kita tindak. Ini karena stok kita cukup. Telur ayam lebih dari cukup. Jadi aman,"
tegas Amran pada Jumat lalu.
Artikel Terkait
Arus Mudik Lebaran 2026 Capai 3,5 Juta Kendaraan, Ruas Solo-Yogya Tembus 92%
KPK Catat 94.542 Penyelenggara Negara Belum Lapor LHKPN Jelang Batas Akhir
Arus Balik Lebaran 2026 Masih Padat, Kedatangan di Stasiun Jakarta Capai 52.896 Penumpang
KPK: 94 Ribu Pejabat Belum Lapor LHKPN, Batas Akhir 31 Maret 2026