LSI Denny JA: Prabowo Perlu Lawan 3 Musuh Bersama untuk Dukungan Rakyat Kuat
Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA, Toto Izul Fatah, menyatakan Presiden Prabowo Subianto perlu menciptakan tiga 'common enemy' atau musuh bersama untuk dilawan jika ingin mendapat dukungan kuat dari rakyat.
Pernyataan ini disampaikan menanggapi masa pemerintahan Prabowo yang mulai beralih dari masa bulan madu ke masa pembuktian janji politiknya di tahun kedua pemerintahannya.
Masa Bulan Madu Prabowo Sudah Selesai
Toto menegaskan bahwa pernyataan tegas Presiden Prabowo untuk melawan para mafia dan koruptor sudah on the track. Namun masa bulan madu bersama rakyat telah berakhir, dan kini masuk masa penantian realisasi janji politik.
"Rakyat mulai masuk ke masa penantian, apakah Prabowo mampu mewujudkan seluruh janji politiknya, termasuk janji memberantas korupsi," ujar Toto.
Tiga Musuh Bersama yang Harus Dilawan Prabowo
Menurut analisis LSI Denny JA, terdapat tiga common enemy yang harus diciptakan Prabowo:
1. Perang Melawan Koruptor
Deklarasi terbuka perang melawan para koruptor yang sudah sangat akut merugikan keuangan negara. Meski sudah ada penangkapan koruptor kakap, namun belum cukup mengobati harapan besar rakyat.
2. Lawan Mafia Pangan dan Energi
Sikap tegas melawan para mafia pangan, energi, dan sumber daya alam termasuk nikel dan batubara. Rakyat masih berharap lebih banyak aksi nyata dalam isu yang menjadi separo nyawa bangsa ini.
3. Tegas pada Pengkhianat Negara
Sikap tegas terhadap para pengkhianat negara dan antek-antek asing yang mengancam kedaulatan bangsa. Toto tidak meragukan keseriusan Prabowo dalam isu ini, namun perlu mewaspadai antek asing di dalam negeri.
Strategi Membangun Dukungan Rakyat
Toto menekankan bahwa ketiga musuh bersama ini penting diciptakan agar opini yang terbangun kuat bukan Presiden versus rakyat, melainkan Presiden bersama rakyat versus koruptor, mafia, dan pengkhianat negara.
Dukungan Menteri Pertanian Amran Sulaiman dalam ketahanan pangan dianggap positif, namun diperlukan juga menteri yang total dalam menjaga ketahanan energi mengingat kedua isu ini berpotensi menjadi masalah besar di masa depan.
"Jika ketiga isu besar ini berhasil diyakinkan Prabowo melalui kebijakan dan gebrakannya, seluruh rakyat dijamin siap bersamanya," pungkas Toto.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Terima Laporan Strategis dari Wakil Ketua DPR Usai Kunjungan ke Rusia dan Prancis
Anggota DPR Desak Percepat Regulasi PPPK untuk 630 Ribu Guru Madrasah
Koordinator KKN UGM 1985 Klaim Tak Kenal Joko Widodo
Rocky Gerung Soroti Rp17 Triliun untuk Dewan Perdamaian Trump: Harga Sebuah Buku dan Nyawa Anak di NTT