Benfica dan Braga menghadapi malam krusial di kompetisi Eropa, Kamis (30/7/2026), saat masing-masing menjamu lawan di kandang sendiri. Benfica berusaha membalikkan kekalahan 2-1 dari St Gallen di leg pertama kualifikasi Liga Europa, sementara Braga membawa keunggulan tipis 1-0 atas Železničar Pančevo di ajang Conference League.
Kekalahan mengejutkan di Swiss membuat Benfica harus menang dengan selisih dua gol atau lebih untuk lolos langsung ke babak kualifikasi ketiga. Jika hanya menang satu gol, pertandingan akan berlanjut ke perpanjangan waktu. Gol Aliou Baldé dan Tom Gaal membawa St Gallen unggul, meski Rafa Silva sempat menyamakan kedudukan untuk Benfica.
Pelatih Marco Silva mengakui timnya perlu tampil lebih baik. "Kita harus lebih kuat secara kolektif dan menunjukkan kualitas yang bisa mengatasi permainan lawan," ujarnya. Ia menambahkan, "Kami yakin para pemain akan merespons. Di level ini, setiap pertandingan harus didekati seperti final." Silva juga akan diperkuat beberapa pemain yang absen di leg pertama karena keterlambatan setelah Piala Dunia dan pemulihan dari infeksi.
Braga datang dengan modal lebih baik setelah menang 1-0 di Serbia berkat penalti Ricardo Horta. Namun, pelatih Carlos Vicens menginginkan penampilan yang lebih meyakinkan di kandang. "Kami kurang energi, ketegasan, dan determinasi dalam serangan," katanya. Vicens menegaskan timnya tidak akan bermain bertahan meski unggul tipis. "Kami ingin tim yang solid dan pekerja keras yang mengejar kemenangan tanpa terlalu memikirkan keunggulan kecil yang kami miliki."
Laga Benfica melawan St Gallen berlangsung di Estadio da Luz dan disiarkan langsung oleh SIC, BTV, dan LiveModeTV di Portugal. Sementara itu, pertandingan Braga kontra Železničar Pančevo dapat disaksikan melalui Sport TV5.
Artikel Terkait
Anderlecht vs Hammarby: Laga Hidup Mati di Lotto Park Penuh Sesak
Maccabi Tel Aviv Hajar Sheriff Tiraspol 7-0, Melaju ke Babak Grup Liga Europa
CSKA Sofia dan Qarabag Saling Uji di Leg Kedua Kualifikasi Liga Europa
Gol Pemain Pengganti Selamatkan Hammarby dari Kekalahan Lawan Anderlecht