Gelandang Timnas Afrika Selatan Jayden Adams Ditemukan Tewas di Cape Town

- Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:15 WIB
Gelandang Timnas Afrika Selatan Jayden Adams Ditemukan Tewas di Cape Town

Kabar duka menyelimuti sepak bola Afrika Selatan. Gelandang tim nasional Bafana Bafana, Jayden Adams, ditemukan meninggal dunia di sebuah rumah di kawasan Schotschekloof, Cape Town, pada Sabtu (11/7/2026) pagi waktu setempat. Pemain berusia 25 tahun yang tengah membela negaranya di Piala Dunia 2026 itu dikonfirmasi kepergiannya oleh Menteri Olahraga Afrika Selatan, Gayton McKenzie, meski penyebab pasti kematian belum diungkap.

"It is with profound shock and a heavy heart that I have learnt of the passing of Jayden Adams," ujar McKenzie dalam pernyataan resmi. Ia menambahkan bahwa publik sepak bola setempat telah kehilangan talenta muda yang sangat potensial. "South African football has lost one of its brightest young talents," katanya.

Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF) juga menyampaikan belasungkawa melalui media sosial. "Football has lost one of its own," tulis CAF.

Polisi wilayah Western Cape kini tengah menyelidiki kasus ini. "Circumstances surrounding this incident are under investigation," kata juru bicara kepolisian Western Cape, FC van Wyk, kepada AFP.

Adams merupakan pemain kunci bagi Afrika Selatan di Piala Dunia 2026. Ia tampil di seluruh pertandingan fase grup dan membantu Bafana Bafana lolos ke babak 32 besar untuk pertama kalinya. Namun, ia tidak diturunkan saat timnya kalah dari Kanada di fase gugur.

Karier profesional Adams dimulai di akademi Stellenbosch FC pada Agustus 2020. Ia mencatatkan 139 penampilan sebelum bergabung dengan Mamelodi Sundowns pada Januari 2025. Bersama Sundowns, ia meraih gelar Premiership dan Liga Champions CAF.

Kepergian Adams terjadi kurang dari sebulan setelah neneknya, Marianna Adams, meninggal dunia. Saat itu, Adams tetap bermain dalam laga penting melawan Ceko di Stadion Atlanta. "Jayden started in the match against Czechia and gave his all while carrying the burden of losing his grandmother," ungkap Asosiasi Sepak Bola Afrika Selatan.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags