Yassine Bono Gagalkan Penalti Mbappe, Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026

- Jumat, 10 Juli 2026 | 07:45 WIB
Yassine Bono Gagalkan Penalti Mbappe, Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026

Kiper timnas Maroko, Yassine Bono, mencatatkan namanya dalam buku sejarah Piala Dunia 2026 setelah berhasil menggagalkan tendangan penalti bintang Prancis, Kylian Mbappe, dalam laga perempat final di Stadion Bostos, Jumat (10/7) dini hari WIB. Meskipun penyelamatan gemilang itu terjadi, Maroko harus mengakui keunggulan Prancis yang menang 2-0 dan melaju ke semifinal.

Prancis unggul lebih dulu pada menit ke-60 melalui gol Mbappe, yang kemudian digandakan oleh Ousmane Dembele enam menit berselang. Namun, sebelum gol-gol itu tercipta, Les Bleus sebenarnya memiliki peluang emas untuk memimpin lebih awal. Wasit memberikan hadiah penalti pada menit ke-28 setelah pelanggaran di kotak terlarang. Mbappe yang maju sebagai eksekutor gagal menjalankan tugasnya tendangannya ke sisi kiri gawang terbaca sempurna oleh Bono yang dengan sigap menangkap bola.

Penyelamatan itu bukan sekadar momen biasa. Bono kini tercatat sebagai kiper pertama Maroko yang berhasil menggagalkan penalti di luar babak adu penalti sepanjang sejarah Piala Dunia. Data dari Squawka menunjukkan bahwa dari sembilan penalti yang dihadapi Bono di turnamen ini, empat di antaranya berhasil digagalkan, sementara hanya dua yang berujung gol. Catatan itu menempatkannya sejajar dengan legenda kiper dunia seperti Harald Schumacher, Iker Casillas, Sergio Goycochea, Dominik Livakovic, dan Danijel Subasic, yang juga mengoleksi empat penyelamatan penalti.

Rekor Individu di Tengah Kekalahan Tim

Pencapaian individu Bono memang mengesankan, namun belum cukup untuk membawa Maroko melaju ke babak selanjutnya. Kekalahan 2-0 dari Prancis memastikan langkah Singa Atlas terhenti di perempat final. Meski demikian, statistik Bono menunjukkan konsistensi luar biasa: ia telah menghadapi sembilan penalti di Piala Dunia sejak edisi 2022, dengan tingkat keberhasilan penyelamatan mencapai 44 persen.

Prancis sendiri dipastikan akan menghadapi pemenang laga antara Spanyol dan Belgia di babak semifinal. Bagi Bono, meski timnya tersingkir, namanya kini tercatat sebagai salah satu kiper paling tangguh dalam sejarah Piala Dunia.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags