PT RANS Entertainment Indonesia Tbk resmi mencatatkan saham perdananya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (10/7/2026) dengan kode emiten RANS. Langkah ini mengakhiri rangkaian IPO pada awal Juli 2026.
Perusahaan milik artis Raffi Ahmad itu telah menyelesaikan proses penjatahan dan distribusi saham pada 8-9 Juli. BEI memberikan persetujuan pencatatan pada 10 Juli.
Dalam periode penjatahan efek terpusat, investor yang memesan minimal Rp100 juta memperoleh 0,3 persen dari total pemesanan. Sementara investor ritel dengan nominal di bawah Rp100 juta mendapatkan jatah 3-4 lot saham.
RANS menerbitkan 2,52 miliar saham baru, setara 20,02 persen dari total saham yang dicatatkan. Dengan harga penawaran Rp170 per saham, perseroan mengantongi dana IPO sebesar Rp429,25 miliar.
Berdasarkan prospektus, dana IPO akan digunakan untuk melunasi utang ke PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk sebesar Rp29,95 miliar, belanja operasional konser Rp161,4 miliar, pembangunan wahana bermain dan edukasi Cipungland Rp80 miliar, serta akuisisi saham PT Rans Kosmetika Indonesia (Slavina) Rp85 miliar.
Sesuai POJK Nomor 25 Tahun 2017, pemegang saham sebelum IPO dilarang mengalihkan saham hingga 8 bulan setelah pencatatan. Dengan demikian, Raffi Ahmad, Dony Oskaria, dan Kaesang Pangarep berkomitmen tidak melepas saham dalam periode tersebut.
Saham RANS yang dijamin oleh Trimegah Sekuritas akan tercatat di papan pengembangan. Perusahaan bergerak di sektor Konsumsi Non Primer dengan subsektor Media dan Hiburan.
Artikel Terkait
IPO RANS Diburu Lebih dari 1 Juta Investor, Target Dana Rp 429 Miliar
BUMD Mulai Kaji Opsi Go Public untuk Raih Pendanaan dari Pasar Modal
SK Hynix Buka IPO di AS, Incar Dana Rp 28 Miliar Dolar
IPO Proline Oversubscribed 709 Kali, Investor Ritel Hanya Kebagian 1 Lot