Argentina akan menghadapi Mesir pada babak 16 besar Piala Dunia 2026, malam nanti. Sebagai juara bertahan, Argentina memiliki rekor impresif di fase ini, namun Mesir juga berpotensi memberikan kejutan.
Perjalanan Argentina mempertahankan gelar tidak mulus. Pada babak 32 besar, mereka menang dramatis 3-2 atas Tanjung Verde melalui gol bunuh diri di menit 111 perpanjangan waktu. Meski penampilan kurang meyakinkan, kemenangan itu memperpanjang rekor kemenangan beruntun Argentina menjadi 11 laga.
Konsistensi itu membuat Lionel Messi dan kawan-kawan percaya diri bisa menjadi negara pertama sejak Brasil 1962 yang mempertahankan gelar. Sejarah pun mendukung: hanya satu juara bertahan yang tersingkir di 16 besar, dan lima juara bertahan terakhir selalu lolos. Argentina juga memenangi 24 pertandingan tandang terakhir dan memiliki rekor positif melawan tim Afrika di Piala Dunia.
Pelatih Lionel Scaloni mengingatkan timnya untuk belajar dari laga melawan Tanjung Verde. "Secara logis kita akan memperbaiki apa yang perlu diperbaiki. Ada beberapa hal yang jelas dalam pikiran saya, yang lain tidak begitu jelas," ujarnya.
Scaloni juga mengkritik jadwal padat di fase gugur. "Saya tidak tahu bagaimana Piala Dunia dibuat, tetapi kita sudah memiliki enam hari jeda saat fase grup dan sekarang hanya tiga setengah hari. Ketika Anda paling membutuhkan istirahat, Anda justru memiliki waktu istirahat paling sedikit. Ini sangat sulit dipahami," tegasnya.
Di kubu lawan, Mesir datang dengan percaya diri setelah mengalahkan Australia melalui adu penalti di babak 32 besar. Itu adalah kemenangan pertama mereka di fase gugur Piala Dunia. Kini mereka berambisi menjadi negara Afrika kelima yang lolos ke perempat final.
Pelatih Hossam Hassan menegaskan timnya tidak gentar. "Tidak ada orang Mesir yang takut pada siapa pun. Kami mengenal lawan dan menghormati mereka. Kami memiliki ambisi. Mengapa kami tidak bisa menang?" katanya.
Mesir memiliki masalah cedera di lini belakang. Bek kiri Karim Hafez cedera saat melawan Australia, sementara Ahmed Fatouh dan Mohamed Abdelmonem juga masih diragukan. Namun, gelandang Mohanad Lasheen kembali tersedia setelah menjalani hukuman akumulasi kartu.
Argentina juga memiliki masalah kebugaran. Nahuel Molina, Enzo Fernandez, dan Facundo Medina tidak bisa menyelesaikan sesi pemulihan penuh setelah laga melawan Tanjung Verde. Pemain sayap Nico Gonzalez diragukan tampil karena keseleo pergelangan kaki.
Pertandingan ini diprediksi berlangsung ketat. Argentina diunggulkan, tetapi Mesir memiliki modal kepercayaan diri dan ambisi besar.
Artikel Terkait
Belgia Lolos ke Perempat Final Piala Dunia 2026, Enam Tim Sudah Pasti
Swiss vs Kolombia: Duel Kuda Hitam Perebutkan Tiket Perempat Final Piala Dunia 2026
Enam Negara Pastikan Tiket Perempat Final Piala Dunia 2026, Belgia Terbaru
Belgia Hancurkan AS 4-1, Melaju ke Perempat Final Piala Dunia 2026