Irsal Nasution mencatatkan prestasi gemilang dengan menembus semifinal Indonesia International Open (IIO) 2026. Meski akhirnya harus mengakui keunggulan wakil Filipina Paolo Gallito dengan skor 7-10, pengalaman ini menjadi modal berharga bagi pebiliar Indonesia tersebut.
Duel semifinal yang berlangsung di Pro Billiard Center, Sabtu (4/7/2027), menjadi panggung pembuktian bagi Irsal. Ia menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang mampu melaju hingga babak empat besar di turnamen bergengsi itu.
“Alhamdulillah saya satunya wakil Indonesia melaju ke semifinal antusias, pengalaman pertama juga di event ini secara keseluruhan bagus,” kata Irsal.
Menurutnya, turnamen bertaraf internasional seperti IIO sangat dibutuhkan atlet nasional. Intensitas persaingan dan kualitas lawan memberi pelajaran nyata yang sulit didapat di level domestik.
Irsal mengakui performanya belum maksimal saat semifinal. “Jujur melakukan kesalahan, ini levelnya dunia. Jadi ajang ini sangat bergengsi,” katanya, menegaskan evaluasi diri menjadi pekerjaan rumah utama.
Indonesia International Open 2026 berlangsung pada 1–4 Juli 2026 dan diikuti 128 atlet dari 21 negara. Skala peserta tersebut menempatkan IIO sebagai salah satu turnamen biliar paling kompetitif di kawasan.
Gelar juara akhirnya diraih wakil Filipina Carlo Biado. Total hadiah mencapai 100.000 dolar Amerika Serikat, setara sekitar Rp1,7 miliar, angka yang menegaskan status turnamen kelas dunia.
Edisi tahun ini menjadi penyelenggaraan ketiga Indonesia International Open di Tanah Air. Konsistensi ini memperlihatkan komitmen POBSI dalam mendorong perkembangan biliar nasional melalui kompetisi berstandar global.
Artikel Terkait
Carlo Biado Juara Indonesia International Open 2026 Usai Final Dramatis
128 Pebiliar Dunia Siap Bertarung di Indonesia International Open 2026