Pebalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, akan memulai balapan utama Moto3 Belanda 2026 dari posisi ketujuh setelah menunjukkan kebangkitan impresif di sesi kualifikasi. Balapan yang berlangsung di Sirkuit Assen pada Minggu, 28 Juni 2026, pukul 16.00 WIB ini menjadi ajang penebusan bagi Veda yang sebelumnya mengalami insiden jatuh pada sesi latihan.
Pada sesi Free Practice 1, Veda sebenarnya tampil menjanjikan dengan menempati posisi keempat melalui catatan waktu 1 menit 44,047 detik. Namun, persaingan ketat membuatnya terlempar ke urutan ke-20. Nasib buruk kembali menimpa di sesi Practice, ketika ia terjatuh dan harus menghabiskan waktu lama di area pit, sehingga hanya mampu finis di posisi ke-23.
Kondisi itu memaksa Veda harus melalui sesi Kualifikasi 1 (Q1) terlebih dahulu. Di Q1, ia sempat memimpin sebelum turun ke posisi ketiga, tetapi catatan waktu 1 menit 41,090 detik cukup untuk meloloskannya ke Q2. Pada Q2, Veda menunjukkan konsistensi dengan menorehkan waktu 1 menit 40,690 detik, hanya terpaut 0,560 detik dari peraih pole position.
Pole position Moto3 Belanda 2026 diraih oleh Maximo Quiles dari Red Bull KTM Ajo, yang juga memuncaki klasemen sementara. Ia akan ditemani Joel Kelso (BOE Motorsports) dan Brian Uriarte (Seventeen Direct Management) di baris depan. Veda, yang membela Honda Team Asia, akan start dari baris ketiga.
Balapan utama akan berlangsung sepanjang 20 putaran di TT Circuit Assen, lintasan yang dikenal cepat dan teknis. Persaingan di Moto3 kerap berlangsung sengit hingga lap terakhir, dan hasil balapan ini diprediksi akan memengaruhi peta klasemen menjelang paruh kedua musim 2026.
Artikel Terkait
Maximo Quiles Juara Moto3 Belanda, Veda Ega Pratama Gagal Finis
Pancasakti Run 2026 Kembali Gelar Lari dan Tanam Pohon, Targetkan 5.000 Peserta
Veda Ega Gagal Finis di Moto3 Belanda Usai Sempat Pimpin Balapan
Veda Ega Pratama Start Ketujuh di Moto3 Belanda 2026, Bangkit Usai Insiden Jatuh