Tim voli putri Indonesia U-18 memastikan satu tempat di babak semifinal Princess Cup 2026 setelah meraih kemenangan penting di fase grup. Keberhasilan ini tidak lepas dari efektivitas rotasi pemain yang diterapkan tim pelatih sepanjang turnamen berlangsung.
Skuad Garuda Pertiwi menundukkan Hongkong dengan skor meyakinkan 25-16, 25-22, dan 25-17. Hasil ini membuat posisi Indonesia di Grup A Kejuaraan Voli Putri U-18 Asia Tenggara Est Cola Princess Cup ke-23 tahun 2026 tak lagi terkejar oleh lawan.
Kemenangan tersebut menjadi hasil positif kedua secara beruntun. Sebelumnya, Indonesia tampil solid saat mengalahkan Australia di laga pembuka.
Asisten pelatih timnas voli putri U-18 Indonesia, Bobby Ade, mengapresiasi performa anak asuhnya. Menurutnya, pertandingan berjalan sesuai rencana, terutama dari sisi manajemen pemain.
“Hari ini berjalan lancar, alhamdulillah. Semua pemain pernah dirotasi meskipun skor tidak terpaut begitu jauh,” kata Bobby dalam keterangannya.
Rotasi pemain dilakukan untuk memberi jam terbang merata sekaligus menjaga kebugaran tim. Langkah ini dinilai krusial mengingat jadwal padat serta target jangka panjang pembinaan pemain usia muda.
“Setidaknya semua pemain sehat, pernah merasakan menit bertanding, dan meskipun sempat terjadi problem, sudah ada solusi dari beberapa pemain cadangan,” tambahnya.
Dengan dua kemenangan beruntun, Indonesia mengamankan satu tempat di babak semifinal. Capaian ini memberi kepercayaan diri tinggi bagi tim menjelang fase gugur.
Meski status semifinal sudah diamankan, perjuangan di fase grup belum berakhir. Indonesia masih harus menjalani laga pamungkas Grup A melawan tuan rumah Thailand.
Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di Terminal 21 Korat, Provinsi Nakhon Ratchasima, Kamis (25/6/2026). Laga ini tetap penting sebagai tolok ukur kekuatan tim sekaligus pemanasan menuju babak semifinal.
Rotasi pemain yang berjalan efektif dan kondisi tim yang terjaga membuat Timnas Voli Putri Indonesia U-18 membawa optimisme besar untuk melangkah lebih jauh di Princess Cup 2026.
Artikel Terkait
Paraguay Selangkah Lagi ke Babak 32 Besar: La Albirroja Hadapi Australia di Laga Penentu Grup D
Ricky Pratama Pulang ke Surabaya, Reuni dengan Pelatih Bernardo Tavares di Persebaya
Ketua Fraksi Golkar DPRD Sulsel Yakin Argentina Juara Piala Dunia 2026, Sebut Messi Kunci Back-to-Back
Meksiko Sempurna di Grup A: Gilberto Mora dan Ochoa Ukir Sejarah di Azteca