Argentina mengamankan tiket ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah Lionel Messi mencetak dua gol ke gawang Austria di Miami, Senin (22/6). Hasil ini sekaligus mengukuhkan Messi sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah turnamen dengan 18 gol.
Messi dan Mahkota Baru: 18 Gol di Panggung Terbesar
Lionel Messi resmi menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia. Dengan 18 gol, ia melewati catatan legendaris Miroslav Klose yang bertahan selama bertahun-tahun.
Prestasi ini ia raih melalui brace ke gawang Austria di laga kedua Grup J. Sebelumnya, ia juga mencetak hat-trick perdana di Piala Dunia saat melawan Aljazair di laga pembuka.
Messi kini unggul dua gol dari Klose yang mengoleksi 16 gol. Kylian Mbappe yang berada di posisi kedua pada turnamen ini baru mengumpulkan 13 gol sepanjang karier Piala Dunianya.
Kedalaman Skuad La Albiceleste: Bukan Hanya Messi
Argentina datang ke Amerika Utara dengan skuad yang lebih seimbang dibanding edisi-edisi sebelumnya. Di lini depan, Julian Alvarez dan Lautaro Martinez menjadi ancaman serius bagi pertahanan lawan.
Di lini tengah, Enzo Fernandez dan Alexis Mac Allister mengatur tempo permainan dengan efektif. Kombinasi pengalaman dan energi muda membuat Argentina sulit ditebak lawan.
Pertahanan yang dikomandoi Nicolas Otamendi dan Cristian Romero juga menunjukkan soliditas. Argentina belum kebobolan dalam dua laga awal fase grup.
Jadwal Penutup Grup J: Uji Coba Melawan Yordania
Argentina akan menutup fase grup melawan Yordania di Dallas Stadium, Sabtu (27/6) pukul 02.00 WIB. Meski Yordania sudah dipastikan tersingkir, laga ini tetap penting bagi Argentina.
Scaloni diperkirakan akan merotasi pemain untuk menjaga kebugaran menjelang babak 32 besar. Messi kemungkinan tidak bermain penuh mengingat Argentina sudah mengunci puncak klasemen.
Kemenangan akan memastikan Argentina menghadapi lawan yang lebih ringan di babak 32 besar. Posisi juara grup J memberi keuntungan jalur undian yang lebih longgar.
Proyeksi Babak 32 Besar: Jalan Menuju Final
Argentina berpotensi menghindari raksasa Eropa di babak 32 besar jika finis sebagai juara Grup J. Hal ini krusial mengingat persaingan di sisi undian mereka akan melibatkan tim-tim dari Grup H dan I.
La Albiceleste juga diuntungkan oleh jadwal istirahat yang lebih panjang. Pertandingan terakhir fase grup Yordania vs Argentina berlangsung di hari terakhir, memberi tambahan waktu pemulihan.
Dengan performa impresif dan rekor Messi yang terus bertambah, Argentina layak diperhitungkan sebagai kandidat kuat juara. Final di New Jersey pada 19 Juli masih menjadi target utama.
Artikel Terkait
Jepang vs Swedia di Grup F: Duel Penentu Tiket Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Swiss vs Kanada: Duel Penentuan Juara Grup B Piala Dunia 2026
5 Tim yang Sudah Dipastikan Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Maroko vs Haiti di Babak 32 Besar: Singa Atlas Targetkan 16 Besar, Haiti Misi Sejarah