Pergerakan Persebaya Surabaya di bursa transfer kembali memanas setelah dikaitkan dengan gelandang bertahan asal Brasil, Gledson Paixão, yang disebut-sebut akan menyusul jejak Yuran Fernandes ke Kota Pahlawan. Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar pelatih Bernardo Tavares yang kembali menyatukan potongan-potongan puzzle yang pernah ia bentuk di PSM Makassar. Bajul Ijo tampak serius membangun ulang kekuatan tim dengan mengandalkan aroma lama dari Pasukan Ramang.
Nama Yuran Fernandes lebih dahulu mencuri perhatian setelah dikabarkan telah mencapai kesepakatan dengan Persebaya. Meskipun belum diumumkan secara resmi, bek asal Tanjung Verde itu disebut hanya tinggal menunggu waktu untuk diperkenalkan kepada publik. Kini, giliran Gledson Paixão yang masuk dalam radar kuat manajemen, dengan rencana pengumuman pemain asing Green Force dijadwalkan pada akhir Juni mendatang.
Kabar kepindahan Gledson mencuat melalui unggahan akun media sosial pada Senin (22/6/2026). “DONE DEAL Gledson Paixão Resmi Berseragam Persebaya Surabaya untuk Musim 2026/2027!” demikian bunyi pernyataan dalam akun tersebut. Unggahan lanjutan menjelaskan bahwa Persebaya resmi mengamankan tanda tangan gelandang bertahan asal Brasil itu untuk memperkuat skuad Bajul Ijo pada musim depan.
Gelandang berusia 31 tahun itu disebut bergabung dengan status bebas transfer setelah menyelesaikan kontraknya bersama PSM Makassar. Kedatangannya menjadi bagian dari strategi Persebaya dalam memperdalam skuad menghadapi ketatnya kompetisi Super League musim depan. Label pemain pekerja keras pun melekat pada Gledson, yang dikenal kuat dalam duel, disiplin menjaga struktur lini tengah, serta fleksibel bermain sebagai gelandang bertahan maupun bek tengah.
Jika resmi bergabung, Gledson akan menambah daftar mantan pemain PSM di Persebaya, bergabung dengan Syarul Lasinari dan Reza Arya Pratama. Sebelumnya, sinyal kepindahan ini sempat dipicu oleh unggahan jurnalis olahraga yang memancing spekulasi luas di kalangan suporter. Ketegasan kabar kemudian diperkuat oleh akun lain yang menuliskan bahwa kesepakatan telah tercapai untuk bergabung musim depan.
Di balik manuver ini, ada satu nama yang menjadi benang merah: Bernardo Tavares. Pelatih asal Portugal itu sudah mengenal karakter Gledson sejak menukangi PSM Makassar. Tavares menjadi sosok yang membawa Gledson ke Indonesia, dan kemudian mengubahnya menjadi pemain kunci. Saat awal datang, ia tidak terlalu diperhitungkan, namun perlahan menjelma menjadi pilar penting di lini tengah.
Dalam perannya sebagai gelandang bertahan, Gledson menjalankan tugas yang kompleks: memutus serangan lawan, menjaga tempo permainan, hingga menghubungkan lini belakang dan depan. Statistik musim 2025/2026 memperkuat perannya di lapangan. Ia tampil dalam 22 pertandingan dengan total 1.747 menit bermain bersama PSM Makassar. Kontribusinya tidak berhenti pada bertahan saja, karena ia juga mencatatkan satu gol dan satu assist sepanjang musim.
Jika transfer ini benar-benar terealisasi, Persebaya tampaknya bukan sekadar membangun skuad baru. Mereka sedang membentuk ulang formula yang sudah terbukti, dengan sentuhan Tavares sebagai arsitek utama di dalamnya.
Artikel Terkait
Manchester United Bidik Harry Wilson Secara Gratis di Bursa Transfer
Jude Bellingham Pecahkan Rekor Wayne Rooney di Piala Dunia 2026
Kanada Pesta Gol ke Babak 32 Besar: Pembantaian Qatar 6-0 di Vancouver
Bosnia vs Qatar: Duel Hidup Mati di Grup B Perebutan Tiket Babak 32 Besar Piala Dunia 2026