LONDON Enzo Fernandez ketahuan lagi di Madrid. Kali ini bareng dua rekan Chelsea-nya, Joao Pedro dan Marc Cucurella. Kehadiran mereka cukup mencolok, apalagi setelah pernyataan kontroversial Fernandez bulan lalu soal masa depannya.
Gelandang Argentina itu sebelumnya blak-blakan. Saat jeda internasional, ia ngaku bakal mengevaluasi pilihannya usai Piala Dunia musim panas nanti. Real Madrid? Ya, kabarnya jadi salah satu tujuan yang paling mungkin.
Nah, Chelsea sendiri baru saja dikasih waktu istirahat. Mereka menang 1-0 atas Leeds United di semifinal Piala FA akhir pekan lalu Fernandez nyetak gol penentu. Karena jadwal Liga Premier baru lanjut Senin depan lawan Nottingham Forest, pemain 25 tahun ini pakai kesempatan itu buat nonton Madrid Open.
Katanya sih, Fernandez ini penggemar tenis sejati. Perjalanan ke turnamen tenis semacam ini udah kayak ritual tahunan buat dia, menurut laporan dari surat kabar Spanyol AS.
Mereka bertiga datang bareng pasangan masing-masing. Nonton pertandingan babak 16 besar antara Francisco Cerundolo rekan senegara Fernandez melawan Alexander Blockx, Selasa malam kemarin.
Yang menarik, Chelsea kabarnya udah dikasih tahu soal rencana perjalanan ini. Biar nggak timbul kontroversi lagi, katanya klub juga setuju. Jadi ya, bukan kabur diam-diam.
Ini bukan pertama kalinya Fernandez ke Caja Magica. Tahun lalu dia juga datang, bareng Pedro Neto, Cucurella, dan Nicolas Jackson. Waktu itu dia sempat foto-foto sama fans. Ada yang teriak, “Kami tunggu kamu tahun depan!” dan “Ke Madrid dong Enzo, kami butuh kamu.”
Bulan lalu, Fernandez bikin heboh. Dalam wawancara sama saluran YouTube Avirales (dikutip The Mirror), dia bilang gini: “Saya ingin tinggal di Spanyol. Saya suka banget sama Madrid mengingatkan saya pada Buenos Aires.”
Dia nambahin, “Pemain bisa tinggal di mana aja. Saya akan tinggal di Madrid. Saya bisa bahasa Inggris, tapi lebih nyaman pakai bahasa Spanyol.”
Pernyataan itu jelas nggak diterima baik sama klub maupun fans. Apalagi udah ada spekulasi sebelumnya soal kepindahannya ke Madrid. Akibatnya? Fernandez dicoret dari skuad Chelsea buat laga Piala FA lawan Port Vale dan Premier League lawan Manchester City. Itu keputusan mantan manajer Liam Rosenior.
“Kami pikir ada batasan yang dilanggar,” kata Rosenior waktu itu.
“Ini situasi yang nggak ideal. Sebagian besar berasal dari sepuluh hari yang sangat berat mungkin sepuluh hari tersulit dalam karier saya,” lanjutnya.
“Sebagai pribadi dan pemain, saya sangat hormat sama Enzo Fernandez,” tambahnya.
Ngomong-ngomong, Rosenior sendiri udah dipecat pekan lalu. Tujuh kekalahan dalam delapan pertandingan bikin masa jabatannya cuma bertahan 107 hari. Berakhir dengan kekalahan telak 3-0 dari Brighton di kandang sendiri, Selasa kemarin. (amr)
Artikel Terkait
Indonesia Gagal Total di Fase Grup Piala Thomas 2026, Ulangi Rekor Buruk 14 Tahun Lalu
Ducati Buru Solusi Aerodinamika Usai Marc Marquez Jatuh di MotoGP Spanyol
Ester Nurumi Pastikan Kemenangan Dramatis Indonesia atas Taiwan di Piala Uber 2026
Chelsea Pertimbangkan Xabi Alonso, Andoni Iraola, dan Marco Silva sebagai Pelatih Baru