MAKASSAR Untuk PSM Makassar, situasinya sekarang sudah jelas dan terasa sangat berat. Menjelang bentrok dengan Persik Kediri di pekan ke-29 Super League, hitungannya sederhana: seri itu hampir sama buruknya dengan kalah. Satu-satunya jalan keluar dari tekanan ini hanyalah tiga poin penuh.
Posisi mereka di klasemen benar-benar mengkhawatirkan. Cuma mengumpulkan 28 poin, tim Juku Eja itu terperangkap di dasar, selisih tipis dari Persis Solo. Madura United juga mengintai tak jauh di bawah. Jarak antar tim begitu sempit, membuat setiap pertandingan ke depan bakal menentukan nasib.
Nah, duel melawan Persik besok jelas bukan laga biasa. Ini soal eksistensi. Kemenangan bisa mendorong mereka ke posisi yang lebih aman, mengumpulkan 31 poin dan mendekati Persik yang sekarang punya 33. Tapi kalau gagal? Tekanan bakal berlipat ganda, baik di kertas klasemen maupun di kepala para pemain.
Sheriddin Boboev, penyerang sayap andalan, mengaku sadar betul dengan situasi genting ini. Dia bilang, persiapan sudah maksimal dan mereka siap bertarung.
"Kita bekerja memaksimalkan. Saya pikir laga besok cukup penting, kita akan berusaha memberikan segalanya, tiga poin," ujar Boboev.
Ucapannya terdengar seperti klise, tapi dalam kondisi seperti ini, setiap kata punya bobot. Boboev menegaskan komitmennya untuk membantu klub keluar dari kesulitan, sambil mengandalkan pengalaman masa lalu.
"Saya tahu tugas saya membantu klub. InsyaAllah kita bisa keluar dari situasi sulit ini. Saya sudah punya pengalaman sebelumnya di situasi seperti ini," tambahnya.
Menariknya, Boboev justru memandang tekanan ini sebagai bahan bakar. Tidak semua pemain bisa melakukan itu. Bagi dia, momen seperti inilah kesempatan untuk menunjukkan jiwa pejuang.
"Ini hanya membuat kita jauh lebih kuat secara emosi dan bagaimana lebih baik handle pressure, ambil tanggungjawab dari tugas-tugas kita," sebutnya.
Tapi optimisme saja tentu tidak cukup. Realitasnya, Persik Kediri bukan lawan yang bisa diremehkan. Mereka baru saja menang atas Persita, dan posisi ke-12 mereka di klasemen juga belum aman. Mereka punya motivasi besar untuk menjauh dari zona merah.
Kalau lihat catatan pertemuan, duel ini selalu ketat. Dari lima laga terakhir, empat berakhir imbang dan cuma satu yang dimenangkan Persik. Angka-angka itu menunjukkan, pertandingan besok kemungkinan besar akan kembali sengit dan alot.
Asisten pelatih PSM, Ahmad Amiruddin, bahkan menegaskan bahwa faktor mental akan jadi penentu utama.
"Saya sudah ingatkan pemain bahwa di laga besok jadi pembeda adalah mentalitas kalian," tegas Amiruddin.
Menurutnya, di tengah situasi sulit, kualitas teknikal saja tak memadai. Yang paling penting adalah bagaimana pemain mengelola tekanan, tetap fokus, dan disiplin selama 90 menit.
"Di masa sulit seperti ini, mental menentukan seberapa jauh kita melangkah, seberapa bagus kita capai, itu tergantung mentalitas kita sebagai individu maupun sebagai satu tim."
Pernyataan itu menggambarkan ujian berat yang dihadapi skuad. PSM bukan cuma melawan sebelas pemain lawan, tapi juga melawan ketakutan, keraguan, dan beban dari papan klasemen.
Dukungan suporter diharapkan bisa kembali menjadi penyemangat. Laga sebelumnya, Stadion BJ Habibie dipenuhi ribuan pendukung yang menciptakan atmosfer membara. Boboev berharap hal yang sama terulang.
"Laga sebelumnya, dukungan diberikan suporter luar biasa. Untuk laga besok akan tetap sama. Ayo (suporter) bantu kita, berada di samping kita, laga besok memenangkan pertandingan," harapnya.
Pada akhirnya, laga ini akan menjadi ujian karakter sesungguhnya bagi PSM Makassar. Apakah mereka punya mentalitas bertahan hidup untuk bangkit, atau justru terperosok lebih dalam.
Di titik ini, tidak ada ruang untuk alasan. Sepak bola memang kejam. Bagi PSM, imbang saja sudah terasa seperti kekalahan. Jadi, pesannya jelas: menang bukan sekadar target. Itu sebuah keharusan mutlak.
Artikel Terkait
Krisis Chelsea Makin Dalam, Lima Kalah Beruntun Usai Dibantai Brighton
Hasil Imbang Persija Kontra PSIM Perkecil Peluang Juara Macan Kemayoran
Hasil Imbang Lawan PSIM Perparah Posisi Persija, Peluang Juara Kian Tipis
Persis Solo Bangkit dari Ketertinggalan, Kalahkan Bhayangkara FC 2-1 dan Jauhi Zona Degradasi