MURIANETWORK.COM - Manchester City berhasil melaju ke babak kelima Piala FA usai mengalahkan Salford City dengan skor 2-0 di Stadion Etihad, Rabu (24/1/2024) waktu setempat. Meski meraih kemenangan, manajer The Citizens, Pep Guardiola, justru mengkritik keras penampilan anak asuhnya yang dinilainya datar dan membosankan.
Kemenangan Tanpa Gairah di Etihad
Laga yang diwarnai oleh gol bunuh diri pemain Salford, Alfie Dorrington, di babak pertama itu berjalan tanpa semangat dari tuan rumah. City baru bisa memastikan kemenangan menjelang akhir pertandingan melalui sundulan Marc Guéhi, yang sekaligus menjadi gol pertamanya untuk klub. Meski melakukan sembilan perubahan pada starting line-up, ritme permainan City terlihat jauh dari standar yang biasa mereka tunjukkan.
Guardiola tampak tidak puas saat ditanya tentang performa timnya. Ia mengakui bahwa timnya gagal membaca pola permainan lawan, yang berimbas pada serangan yang tidak efektif. "Tidak. Kami tidak membaca ruang gerak mereka. Dengan ruang gerak di lini serang, itu tergantung pada bagaimana mereka bertahan dan kami tidak membacanya," ucapnya tegas.
Pelatih asal Spanyol itu pun dengan gamblang menyebut laga tersebut sebagai pertandingan yang kurang menarik. "Itulah mengapa pertandingan ini membosankan. Satu-satunya kabar baik adalah kami lolos. Itu saja," tandas Guardiola.
Menolak Alasan Kelelahan
Jadwal padat yang dihadapi City belakangan ini semestinya bisa menjadi alasan untuk performa yang kurang maksimal. Namun, Guardiola menegaskan bahwa ia tidak ingin mencari-cari kambing hitam. Ia menekankan bahwa membaca permainan dan mengatasi kelelahan adalah bagian dari tanggung jawab profesional para pemain.
"Akan menyenangkan bagi saya untuk mengatakan secara mental kami kelelahan, kami lelah, ini merupakan dua atau tiga minggu yang sulit karena banyak alasan," ungkapnya. "Tapi itu tugas kami. Kalender mengatakan untuk bermain setiap beberapa hari. Kami hanya tidak membaca di mana ruang kosong berada dan semuanya datar, lambat, dan tidak bagus," lanjutnya.
Dengan tiket ke 16 besar Piala FA sudah di tangan, City kini memiliki jeda singkat sebelum kembali berkompetisi di Liga Premier. Guardiola disebutkan berencana memberikan waktu istirahat bagi para pemainnya, sebuah kemewahan yang jarang didapat dalam kalender yang padat. Kritik pedasnya setelah kemenangan ini jelas menjadi pesan bahwa standar di klub tersebut harus selalu dijaga, di semua kompetisi.
Artikel Terkait
Cedera Ter Stegen Perburuk Peluangnya di Timnas Jerman, Nagelsmann Beri Isyarat
Manajer Ducati Yakin Bagnaia Kembali Jadi Penantang Gelar MotoGP 2026
Benteng GBH Runtuh, PSM Makassar Tersungkur di Kandang Sendiri
Barcelona Resmi Sebut Rashford Pemain Kunci, Opsi Beli £26 Juta Makin Realistis