Bezzecchi Jadikan Kekalahan dari Marquez Bekal Bangkit di MotoGP 2026

- Sabtu, 14 Februari 2026 | 15:30 WIB
Bezzecchi Jadikan Kekalahan dari Marquez Bekal Bangkit di MotoGP 2026

MURIANETWORK.COM - Pembalap Aprilia Racing, Marco Bezzecchi, mengaku telah menyerap pelajaran berharga dari persaingan ketat melawan Marc Marquez pada MotoGP 2025. Pengalaman itu menjadi bekal berharga baginya untuk bangkit dan bersaing lebih sengit pada musim balap 2026 mendatang. Bezzecchi, yang finis di posisi ketiga klasemen akhir tahun lalu, tampak realistis namun penuh keyakinan menyongsong tantangan baru.

Pelajaran Berharga dari Persaingan Ketat

Meski harus puas berada di belakang sang juara dunia Marc Marquez dan Alex Marquez di musim lalu, Bezzecchi memilih untuk tidak berlarut-larut. Baginya, perjalanan sepanjang 2025 adalah sekolah lapangan yang intens, penuh dengan momen untuk dievaluasi dan dijadikan bahan pembelajaran. Fokusnya kini tertuju pada penyempurnaan performa, mengubah setiap kekurangan menjadi peluang untuk berkembang.

Salah satu momen yang paling membekas bagi pembalap asal Italia itu terjadi di sirkuit kandangnya sendiri, Misano. Di sana, ia tampil gemilang dengan meraih pole position, namun harus mengakui keunggulan Marc Marquez dalam balapan.

"Saya memberikan yang terbaik di Misano, tetapi saya sangat peduli dan menyesal finis di posisi kedua," tutur Bezzecchi.

Tekanan dan Dorongan di Kandang Sendiri

Kekalahan di depan publik tanah air ternyata memberikan tekanan psikologis yang unik. Di satu sisi, ada beban ekspektasi yang besar, namun di sisi lain, dukungan dari kerumunan penonton memberikan energi tersendiri. Bezzecchi mengakui bahwa situasi tersebut justru membentuk mentalitasnya.

"Itu membantu saya, meskipun ada banyak tekanan karena Anda tahu Anda memiliki banyak keluarga yang harus didukung. Rasanya seperti semua orang memberi Anda sedikit dorongan," jelasnya mengenai pengalaman di Misano.

Menyongsong Musim 2026 dengan Optimisme Hati-hati

Memasuki musim baru, optimisme Bezzecchi terasa matang dan tidak gegabah. Ia menyadari bahwa peta persaingan MotoGP selalu dinamis dan penuh kejutan. Tanpa balapan yang sudah benar-benar berjalan, membuat prediksi adalah hal yang sulit.

"Sulit untuk mengatakannya sekarang karena kita belum balapan, tetapi ini akan menjadi musim yang hebat," ujarnya dengan nada penuh antisipasi.

Di balik optimisme itu, ia tetap menghormati rival-rival terberatnya. Pengakuannya terhadap kekuatan Marc Marquez menunjukkan kesadaran yang jernih tentang level persaingan di puncak.

"Marc sangat kuat. Kami memulai dengan mencoba mengalahkan semua orang," tandas Bezzecchi.

Fokus pada Konsistensi dan Detail

Dengan bekal pengalaman musim lalu, strategi Bezzecchi untuk 2026 tampak lebih terarah. Fokusnya adalah pada peningkatan konsistensi dan perbaikan detail-detail kecil yang sering kali menjadi penentu di lintasan. Targetnya jelas: memberikan tekanan yang lebih sustain dan terus berada dalam percakapan perebutan gelar.

Dari sisi tim, perkembangan Bezzecchi tentu menjadi harapan bagi Aprilia Racing untuk bisa terlibat lebih dalam dalam persaingan di barisan depan. Jika rencana dan pembelajaran itu berjalan baik, MotoGP 2026 berpotensi kembali menyajikan duel-daul sengit yang memukau para penggemar.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar