Dari tujuh pertemuan sebelumnya, PSM menang tiga kali, seri dua kali, dan kalah dua kali. Kedua tim sama-sama pernah saling mengalahkan di kandang lawan. Jadi, ini benar-benar duel yang seimbang.
Dari segi produktivitas, anak asuh Tomas Trucha ini juga lebih tajam. Mereka sudah 11 kali membobol gawang Dewa United, sementara kebobolan "hanya" delapan kali.
Peluang Emas untuk Sang Pemain Termahal
Nah, inilah momentum yang mungkin ditunggu-tunggu. Dusan Lagator, pemain anyar termahal PSM itu, punya kans besar untuk langsung jadi starter melawan Dewa United.
Peluang itu terbuka lebar karena sang kapten, Yuran Fernandes, dipastikan absen akibat akumulasi kartu kuning. Yuran sudah mengantongi kartu kuning keempat saat PSM bertandang ke PSBS Biak pekan lalu.
Kosongnya posisi bek tengah itu hampir pasti akan diisi oleh Lagator. Jika benar, maka laga di GBH nanti akan menjadi debut pertamanya membela PSM. Tekanan langsung datang di laga kandang.
Pelatih Tomas Trucha sendiri sudah memberi sinyal jelas. Dia berharap semua pemain baru bisa langsung berkontribusi positif.
"Kami mendatangkan tiga pemain baru, dan beberapa sudah debut. Saya berharap mereka bisa memberikan kontribusi yang baik untuk tim ini ke depannya," tegas Trucha.
Pernyataan itu sekaligus jadi peringatan. Dusan Lagator tidak boleh cuma jadi pajangan atau pelengkap skuad. Statusnya sebagai pemain termahal dan kebutuhan tim mendesak harus dibuktikan dengan performa. Dia harus merebut tempat dan menjaga persaingan sehat di dalam tim. GBH menunggu pembuktiannya.
Artikel Terkait
PSIS Semarang Hadapi Laga Krusial Kontra Persipal Palu di Bawah Bayang-Bayang Ancaman Degradasi
Kemenangan Timnas Ungkap Potensi Duet Beckham-Romeny, Persib Diminta Pertimbangkan
Fu Haifeng, Legenda Bulutangkis China, Ternyata Berdarah Indonesia
Veda Ega Pratama Ukir Sejarah, Pembalap Indonesia Pertama Podium di MotoGP