MURIANETWORK.COM - Transfer mengejutkan terjadi di penghujung bursa transfer paruh musim ISL 2025/2026. Febri Hariyadi, winger andalan Persib Bandung, secara resmi bergabung dengan Persis Solo. Kepindahan pemain berusia 29 tahun itu terungkap bukan melalui pengumuman resmi klub, melainkan melalui data pendaftaran pemain di sistem kompetisi yang telah disahkan.
Transfer Senyap yang Terbongkar dari Data Resmi
Berbeda dengan kebanyakan transfer besar yang diiringi seremoni, perpindahan Febri Hariyadi berlangsung sangat tertutup. Tidak ada pernyataan perpisahan dari Persib maupun sambutan dari Persis Solo. Justru, informasi ini pertama kali terkonfirmasi melalui data administratif di laman resmi pendaftaran pemain liga. Pada data yang tercatat per Jumat, 6 Februari 2026, nama Febri Hariyadi sudah terdaftar sebagai bagian dari skuad Laskar Sambernyawa dengan mengenakan nomor punggung 18. Hal ini mengindikasikan bahwa seluruh proses negosiasi telah rampung dan tinggal menunggu pengumuman formal.
Akun media sosial yang kerap melaporkan perkembangan transfer dalam negeri pun mengonfirmasi langkah ini. "PERSIS datangkan amunisi lokal tambahan untuk sisa putaran kedua ISL musim 2025/26 ini, yakni Febri Hariyadi (29/MF)," tulis laporan tersebut.
Mencari Ruang di Tengah Stagnansi Karier
Keputusan meninggalkan Persib dinilai sebagai langkah pragmatis untuk membangkitkan kembali karier Febri. Sepanjang musim ini, pemain berjuluk "Bow" itu kesulitan bersaing di skuad utama Maung Bandung yang dihuni banyak pemain kualitas tinggi. Catatan menit bermainnya pun terbatas, hanya 175 menit dari sembilan penampilan, meski ia masih sempat mencetak satu gol. Pinjaman ke Persis Solo diharapkan menjadi momentum bagi Febri untuk kembali mendapatkan jam terbang dan kepercayaan diri di lapangan hijau.
Selain mendatangkan Febri, manajemen Persis juga melakukan perekrutan pemain lokal lain seperti Septian Bagaskara dan Alexvan. Langkah ini merupakan bagian dari upaya besar-besaran menyelamatkan musim, mengingat tim asal Solo tersebut sedang terpuruk di dasar klasemen dengan hanya 10 poin dari 19 laga.
Perombakan Besar-besaran di Kandang Laskar Sambernyawa
Tak hanya di sektor lokal, perubahan drastis juga terjadi pada barisan pemain asing. Persis Solo mendaftarkan lima nama baru: Luka Domancic, Vukasin Vranes, Dusan Mijic, Miroslav Maricic, dan Roman Paparyga. Cuci gudang ini menunjukkan keseriusan pihak manajemen untuk mengubah nasib tim di sisa kompetisi.
Ujian Kedewasaan untuk Febri dan Harapan Baru untuk Persis
Kehadiran Febri Hariyadi diharapkan menjadi lebih dari sekadar tambahan kualitas teknis. Nama besarnya berpotensi menjadi penguat moral bagi skuad yang sedang dilanda krisis kepercayaan diri. Dari sisi taktis, kecepatan dan kelincahannya di sayap dianggap sebagai jawaban atas masalah transisi serangan Persis yang selama ini kerap tumpul.
Namun, perpindahan ini juga menjadi ujian karakter tersendiri bagi Febri. Beralih dari tim papan atas ke klub juru kokol klasemen menuntut adaptasi mental yang tidak mudah. Ia tak lagi bisa mengandalkan superioritas kolektif seperti di Persib. Tantangannya kini adalah memimpin, bekerja keras dalam tekanan, dan berkontribusi nyata untuk mengangkat Persis dari zona degradasi. Kesuksesan misi ini akan sangat bergantung pada bagaimana ia menjawab tantangan tersebut di sisa musim.
Artikel Terkait
Mantan Presiden Barcelona Gaspart Bantah Keras Tuduhan Pembelian Wasit di Sidang
Enzo Fernandez Tegaskan Komitmen di Chelsea, Bantah Rumor ke Real Madrid
PSM Makassar Pastikan Boboev dan Lagator Terekrut Jelang Tutup Bursa Transfer
Guardiola Tegaskan Komitmen Bicara Isu Global Meski Ditegur