Memang, Audero akhirnya bisa bangun dan melanjutkan pertandingan. Tapi, kekhawatiran itu tidak serta merta hilang. Menurut laporan Associated Press, kiper berusia 29 tahun itu mengalami luka di kaki kanannya. Bukan cuma itu, telinga kanannya juga sempat terganggu akibat ledakan flare tadi. Cukup serius untuk sebuah aksi yang disebut sebagai "dukungan".
Nicola pun tak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Dengan nada tegas, ia menyayangkan tindakan segelintir suporter yang dinilainya sudah kelewat batas dan membahayakan nyawa orang lain.
tegasnya. Kritik itu jelas ditujukan untuk banyak pihak.
Nah, insiden di Cremonese ini lagi-lagi bikin kita mengernyit. Soal keamanan di stadion Serie A sepertinya masih jadi pekerjaan rumah yang besar. Kejadian menimpa Audero harusnya jadi alarm pengingat: perlindungan untuk pemain, ofisial, dan semua orang di dalam stadion, tidak bisa ditawar lagi. Harus lebih ketat. Kalau tidak, hal-hal mengerikan seperti ini hanya akan terulang.
Artikel Terkait
Persija Juarai Klasemen Penonton Super League 2025/2026
Indonesia Kirim 17 Wakil ke Kejuaraan Asia 2026, Ganda Putra Jadi Sorotan
Frans Putros Dipanggil Timnas Irak untuk Persiapan Play-off Piala Dunia
AFC Jatuhkan Sanksi, Malaysia Kalah WO dan Gagal ke Piala Asia 2027