Di tengah hiruk-pikuk bursa transfer paruh musim, satu nama terus disebut-sebut: Ivar Jenner. Gelandang Timnas Indonesia itu dikabarkan akan segera merapat ke Persija Jakarta. Meski belum ada pengumuman resmi, rumor ini tak kunjung padam. Dan ada alasan kuat di baliknya.
Persija memang lagi krisis di lini tengah. Beberapa pemain kunci harus absen. Hanif Sjahbandi, Van Basty Sousa, dan Fabio Calonego semuanya sedang menepi karena masalah kebugaran. Dampaknya langsung terasa. Tim asuhan Mauricio Souza itu kehilangan keseimbangan, minim rotasi, dan yang paling krusial: tak ada pengatur tempo di lapangan tengah.
Dengan target tinggi dan jadwal padat, manajemen tentu tak mau ambil risiko. Mencari gelandang baru jadi prioritas. Apalagi kalau punya kualitas internasional dan bisa cepat beradaptasi dengan Liga Indonesia.
Nah, di sinilah nama Ivar Jenner muncul. Usianya masih 22 tahun, kontraknya di FC Utrecht katanya hampir habis. Kabarnya, dia sedang mencari klub baru di jendela transfer Januari 2026. Situasi ini membuka peluang buat Persija. Cocok, kan?
Manajer Persija, Ardhi Tjahjoko, mengakui ada ketertarikan. Tapi dia juga tegas menyatakan belum ada kepastian. "Saya belum mendengar tentang kepastian Ivar Jenner," ujarnya Minggu lalu.
Ardhi meminta suporter bersabar. Ia mengingatkan, proses transfer seringkali berliku. "Jangan-jangan nanti seperti Maarten Paes juga," katanya, merujuk pada proses panjang perekrutan kiper Belanda itu dulu.
Memang, pembicaraan awal sempat terjadi. Ardhi tak menyangkal. "Memang waktu itu sempat ada pembicaraan," sebutnya. Tapi kemudian dia menambahkan, "Akan tetapi perkembangannya saya belum update lagi."
Di sisi lain, kebutuhan Persija sangat nyata. Mereka butuh sosok penghubung yang kuat antara pertahanan dan serangan. Seseorang yang bisa memberi keseimbangan. Karakter itu melekat pada Ivar Jenner selama membela Timnas.
Pengamat sepak bola Binder Singh, atau Bung Binder, melihat potensi besar di balik rumor ini. Menurutnya, Ivar akan melengkapi skuad Macan Kemayoran.
"Kualitas Ivar ini sangat baik dalam hal apa, distribusi bola dan juga pressing. Pressing yang dimilikinya adalah yang terbaik saat membela Timnas Indonesia," kata Bung Binder di channel YouTube-nya.
Dia menjelaskan, kemampuan distribusi bola Ivar yang akurat cocok dengan gaya permainan Persija yang mengandalkan transisi cepat. "Dan itulah yang dibutuhkan Persija untuk memberikan umpan yang terukur ke depan," ungkapnya.
Kalau transfer ini benar-benar terjadi, dampaknya bisa signifikan. Persija bukan cuma dapat tambahan kualitas teknis, tapi juga kedalaman skuad. Di musim Super League 2025/2026 yang ketat, itu adalah modal berharga untuk bersaing di puncak.
Sekarang, semua kembali menunggu. Apakah rumor panas ini akan berujung pada pengumuman yang resmi, atau hanya menjadi angin lalu di bursa transfer. Waktu yang akan menjawab.
Artikel Terkait
Pedrosa Prediksi Duel Bezzecchi vs Marquez di MotoGP 2026, Martin Jadi Kuda Hitam
Bruno Moreira Diuji di Empat Laga Sisa: Kapten Persebaya Harus Buktikan Diri di Tengah Standar Tinggi Bernardo Tavares
Chelsea Patok Harga €70 Juta untuk Nicolas Jackson, Bayern Munich Tak Minat Perpanjang Pinjaman
MilkLife Festival SenengMinton 2026 Digelar di Purwokerto, 480 Siswa SD Antusias Ikuti Lomba Bulu Tangkis