BANDUNG Persib Bandung lagi-lagi jadi bahan perbincangan hangat. Kali ini, bukan cuma soal performa di lapangan, tapi soal rumor transfer yang bikin mata tertuju ke Eropa. Ya, klub berjuluk Pangeran Biru itu memang kerap dikait-kaitkan dengan nama-nama besar dari benua biru, terutama di bursa transfer paruh musim 2025/2026 ini.
Setelah sebelumnya santer dengan kabar soal Sergio Ramos, legenda Real Madrid, kini muncul lagi satu nama yang lebih segar: Jesse Lingard. Mantan penggawa Manchester United itu disebut-sebut sedang dalam radar manajemen Persib. Apalagi, baru-baru ini Lingard resmi hengkang dari FC Seoul, Korea Selatan, tepatnya pada 5 Desember lalu. Statusnya yang bebas transfer jelas jadi peluang emas.
Dan Persib, sepertinya, tak mau menyia-nyiakan momentum ini. Mereka dikabarkan serius ingin membawa pemain berusia 32 tahun itu ke Indonesia. Bayangkan saja, kalau rumor ini benar-benar jadi kenyataan, pasti bakal jadi magnet perhatian yang luar biasa untuk Super League.
Peluang Persib sebenarnya cukup terbuka lebar. Selain statusnya yang bebas transfer, ada faktor lain yang bisa jadi pemulus. Misalnya, koneksi agen. Lingard dan striker Persib, Andrew Jung, sama-sama berada di bawah naungan agensi Wasserman. Hal kecil seperti ini seringkali jadi penentu dalam negosiasi yang rumit.
Manajemen bersama pelatih Bojan Hodak disebut sedang menggodok rencana serius. Segala upaya kemungkinan akan dikerahkan untuk membujuk sang gelandang agar mau hijrah ke Bandung.
Namun begitu, ada konsekuensi yang harus siap ditanggung. Jika transfer ini benar-benar terjadi, besar kemungkinan Jesse Lingard akan langsung dinobatkan sebagai pemain termahal di Liga 1.
Nilai kontraknya diprediksi bakal melampaui rekan setimnya, Thom Haye. Saat ini, gelandang timnas Indonesia itulah yang memegang rekor tersebut. Haye, yang bergabung Agustus 2025 dengan kontrak hingga 2027, punya nilai pasar sekitar €1 juta. Gajinya di Persib sendiri dikabarkan mencapai Rp750 juta per bulan.
Lalu, apakah label "termahal" itu sepadan dengan kualitas Lingard? Mari kita lihat catatannya. Karirnya di Premier League bersama Manchester United dan West Ham United tak perlu diragukan lagi. Bahkan, gaji puncaknya dulu di Nottingham Forest mencapai angka fantastis: sekitar Rp200 miliar per tahun.
Memang, gajinya sempat turun drastis saat membela FC Seoul, menjadi sekitar Rp4,1 miliar per tahun. Tapi performanya di Korea cukup mencolok: 66 penampilan, 18 gol, dan 10 assist. Ia bahkan dipercaya menjadi kapten tim.
Nilai pasarnya saat ini, menurut Transfermarkt, berada di kisaran €1,3 juta hingga €2,2 miliar. Angka itu sudah jelas jauh di atas nilai Thom Haye. Jadi, meski sudah tak muda lagi, nama besar dan rekam jejak Lingard masih punya bobot yang berat.
Sekarang, tinggal menunggu keputusan dari kedua belah pihak. Apakah Bandung akan menjadi tujuan berikutnya bagi mantan bintang Setan Merah itu? Waktu yang akan menjawab.
Artikel Terkait
Enzo Fernandez Kembali ke Madrid, Chelsea Klaim Sudah Tahu Rencana Sang Gelandang
Ester Nurumi Pastikan Kemenangan Dramatis Indonesia atas Taiwan di Piala Uber 2026
Chelsea Pertimbangkan Xabi Alonso, Andoni Iraola, dan Marco Silva sebagai Pelatih Baru
Real Madrid Depak Arbeloa, Jose Mourinho Kandidat Terkuat Pengganti Musim Depan