BARCELONA Sebuah babak baru dimulai untuk Marc-Andre ter Stegen. Kiper sekaligus kapten FC Barcelona itu resmi hengkang, meski hanya untuk sementara. Tujuannya? Tak jauh-jauh, hanya ke tetangga, Girona. Kabarnya, ini kesepakatan pinjaman sampai akhir musim.
Lantas, apa yang memicu kepindahan ini? Ternyata, posisinya di Camp Nou sudah tak lagi pasti. Di bawah arahan pelatih baru Hansi Flick, Joan Garcia justru jadi pilihan utama di bawah mistar gawang. Performa Garcia disebut-sebut lagi bagus banget, sementara usia Ter Stegen semakin bertambah. Wajar saja kalau manajemen Barcelona mulai memikirkan masa depan.
“Barcelona sebenarnya lebih memilih perpisahan total karena Ter Stegen adalah pemain dengan gaji tinggi,” begitu bunyi laporan dari Sempre Barca. Tapi, jendela transfer Januari memang ruwet. Opsi jual permanen nyaris mustahil dilakukan. Akhirnya, jalan tengahnya ya peminjaman ini. Paling masuk akal buat semua pihak.
Nah, buat Ter Stegen sendiri, ini akhir dari satu perjalanan panjang. Lebih dari sepuluh tahun dia membela Blaugrana. Banyak kenangan tercipta, dari yang manis sampai yang pahit. Dia bahkan pernah dipercaya mengenakan ban kapten. Sekarang, dia harus mengemas barang-barangnya.
Di sisi lain, Girona tentu senang bisa dapat pemain sekaliber dia. Mereka sudah meliriknya beberapa minggu terakhir. Menurut sejumlah saksi, mereka butuh sosok berpengalaman di lini belakang. Di Girona, harapannya jelas: Ter Stegen bisa main reguler dan mengusir bayang-bayang cedera yang sempat menghantuinya belakangan ini.
Memang, belum ada opsi beli dalam perjanjian ini. Jadi, nasibnya musim depan masih jadi tanda tanya. Tapi untuk sekarang, fokusnya cuma satu: membuktikan diri lagi di kandang baru. Kita lihat saja bagaimana kisahnya berlanjut.
Artikel Terkait
Borneo FC Incar Puncak Klasemen BRI Super League saat Jumpa Persik Kediri
Harry Kane Cetak Rekor Baru di Liga Champions, Lewati Catatan Steven Gerrard
Indonesia Tersingkir dari Fase Grup Thomas Cup 2026 Usai Dibantai Prancis 1-4
Atletico Madrid vs Arsenal: Ujian Pertahanan Kokoh di Semifinal Liga Champions